Round-Up

Pesan untuk DKI Setelah Pedagang Pasar Positif Corona Tertinggi di RI

Tim detikcom - detikNews
Senin, 29 Jun 2020 08:09 WIB
Hari ini merupakan hari kedua penutupan Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. Petugas kembali menyemprotkan disinfektan pada area pasar.
Ilustrasi Pasar (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengungkap data ada 768 pedagang pasar di Indonesia positif terkena virus Corona, paling banyak ada di DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta diminta lebih terbuka dalam upaya pencegahan COVID-19 di pasar.

Dari data yang diperoleh detikcom, DKI Jakarta menduduki posisi pertama kasus pedagang yang positif COVID-19 dengan 192 kasus positif di 26 pasar. Data terkumpul per 26 Juni 2020.

Sejauh ini belum ada kasus pedagang pasar yang meninggal akibat COVID-19 di DKI Jakarta.

"DKI memang salah satu provinsi tertinggi ya. Ini menyusul sebelumnya Sumbar ya, Sumbar sekarang mulai turun, sekarang DKI dan Jawa Timur tertinggi," kata Ketum Ikappi Abdullah Mansuri ketika dihubungi, Minggu (28/8/2020).

Posisi kedua ditempati Jawa Timur dengan 127 kasus dengan 14 kasus meninggal. Total ada 768 kasus pedagang terkena COVID-19 dengan 32 meninggal di Indonesia.

Dalam dua pekan terakhir, Abdullah menyebut ada lonjakan kasus positif. Hal itu menyusul ritme tes cepat maupun swab test yang dilakukan pemerintah daerah.

"Tiap hari sekitar 40-50 kasus. Memang bergantung ritme rapid dan swab test-nya ya. Ada dua fase, bisa dilakukan bertahap dan serentak. Ini yang terus kita dorong agar kita bisa mengidentifikasi dari hasil rapid dan swab itu," jelas Abdullah.

Selanjutnya
Halaman
1 2