Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya hingga 12 Juli

Jehan Nurhakim - detikNews
Minggu, 28 Jun 2020 19:21 WIB
Petugas memeriksa penumpang di dalam kendaraan yang melintas di Posko Check Point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Rabu (22/4/2020). PSBB diterapkan di Padang dan kabupaten/ kota lain di provinsi itu mulai Rabu (22/4/2020) hingga 5 Mei 2020 untuk menghentikan penyebaran COVID-19, diantaranya dengan membatasi aktivitas di luar rumah, wajib menggunakan masker serta pembatasan jumlah penumpang kendaraan roda empat dan roda dua.
Ilustrasi PSBB. (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Tangerang -

Gubenur Banten Wahidin Halim menyepakati perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua pekan hingga 12 Juli mendatang. Dia meminta kepada tiap daerah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di tempat-tempat yang mendapatkan kelonggaran.

"Sepakat PSBB diperpanjang untuk Tangerang Raya, dengan kelonggaran-kelonggaran yang tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata Wahidin dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2020).

Wahidin juga berpesan terkait pengetatan protokol kesehatan di pasar tradisional. Dia meminta untuk memperhatikan sosial distancing.

Sementara itu, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengusulkan pelonggaran-pelonggaran PSBB kali ini untuk lebih aktivitas tempat yang sering terjadi kerumunan. Salah satunya mal atau tempat perbelanjaan harus dibatasi.

"Usulan seperti aktivitas, tempat perbelanjaan, mal dengan jam operasional hingga pukul 18.00 WIB mengusulkan hingga pukul 20.00 WIB," kata Zaki.

Lanjutnya, dia juga meminta sarana prasarana untuk COVID-19 harus lebih memadai, baik alat pelindung diri (APD) hingga fasilitas tenaga medis.

"Sarana prasarana untuk penangan COVID-19 sangat memadai di Kabupaten Tangerang, baik APD tenaga medis hingga fasilitas," tutup Zaki.

(idn/idn)