Round-Up

Bule Berulah Lagi, Party di Bar Tanpa Masker-Tak Jaga Jarak di Bali

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 27 Jun 2020 06:48 WIB
Abaikan Protokol Kesehatan, Satpol PP Bubarkan Kerumunan Turis di Bar Bali (Foto: dok. Istimewa)
Foto: Abaikan Protokol Kesehatan, Satpol PP Bubarkan Kerumunan Turis di Bar Bali (Foto: dok. Istimewa)
Bali -

Para bule di Bali berulah lagi dengan menggelar pesta atau party di tengah pandemi Corona tanpa protokol kesehatan. Mereka seperti tak jera juga ketika ditindak saat melanggar aturan jaga jarak dan tak memakai masker.

Pada bulan Mei lalu, belasan bule menggelar private party di sebuah vila di kawasan Banjar Tiying Tutul, Desa Pererenan, Mengwi, Badung, Bali. Para warga asing itu ditindak Satpol PP hingga terancam dicabut izin tinggalnya jika tetap membandel.

"Hari Selasa (26/5) lalu pukul 10.30 Wita karena ada warga yang melaporkan ke klian (kepala lingkungan) banjarnya, terus klian banjarnya melaporkan ke kita. Terus kita cari di sana Selasa yang lalu," kata Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Kerta Suryanegara saat dihubungi detikcom, Kamis (28/5/2020).

Tonton juga 'Hendak Dikarantina, Bule Ini Marah-marah ke Kapolres Magelang':

[Gambas:Video 20detik]

Suryanegara menuturkan sekitar 15 orang terlibat dalam acara itu. Pihaknya langsung membubarkan private party yang berlangsung hingga larut malam itu di tengah pandemi Corona (COVID-19) ini.

"Gini, sebenarnya party mereka kumpul-kumpul dengan teman-temannya kurang-lebih 15 orang. Sekitar 14-15 orang, cuma sampai larut malam sampai jam 10.30, makanya kita bubarin," jelasnya.

Dia menjelaskan pemilik vila tempat para bule berpesta juga telah dimintai keterangan dan diminta membuat surat pernyataan. Suryanegara kemudian mengatakan pihaknya tak bisa menindak lebih lanjut dari sisi hukum para warga asing itu karena larangan berkumpul di Bali sifatnya imbauan.

"Gini, permasalahannya hanya berdasarkan instruksi dan imbauan. Jadinya tugas kita hanya membubarkan saja, termasuk juga membuat panggilan kepada pemilik vila. Dan besoknya memang pemilik vila sudah datang ke kantor membawa perizinan dan dia bilang sudah membawa surat pernyataan bahwa mereka juga istilahnya juga dipanggil oleh Satgas Desa dan membuat pernyataan hari itu juga," ucap Suryanegara.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3