Sindikat Maling 200 Kg Kabel PLN Modus Nyamar Petugas di Sulsel Ditangkap

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 26 Jun 2020 17:48 WIB
Sindikat maling kabel di Makassar-Maros ditangkap (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Sindikat maling kabel di Makassar-Maros ditangkap (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Makassar -

Polisi menangkap Ismail (20), anggota sindikat yang telah mencuri 200 kilogram kabel milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Selain itu, polisi menangkap empat penadah barang curian pelaku.

"Satu orang tersangka utama, empat orang 480 (penadah)," ujar Panit Sidik Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Iptu Haris Wicaksono kepada wartawan di Mapolda Sulawesi Selatan di Kota Makassar, Jumat (26/6/2020).

Haris mengatakan pihaknya meringkus Ismail di kediamannya di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, sekitar pukul 10.00 Wita, pada Rabu (24/6). Polisi menyebut sindikat pelaku tersebut sedikitnya telah mencuri 200 kilogram kabel optik NYY berbahan tembaga di sejumlah gardu PLN di wilayah Makassar dan Maros.

"Ini kira-kira ada 200 kilogram untuk barang buktinya yang dia jual kepada pengepul dengan harga Rp 50 ribu per kilogram," ujar Haris.

Dia menambahkan, para pelaku telah beraksi dengan cara menyamar sebagai petugas PLN dan masuk ke sejumlah gardu PLN di wilayah Makassar dan Maros. Selain itu, para pelaku dilengkapi dengan alat pemotong kabel dan helm proyek agar tak dicurigai warga setempat saat beraksi.

"Para pelaku ini menggunakan mobil dengan seragam yang menyerupai petugas PLN. Dia awalnya malam-malam mereka kerja, namun karena merasa sudah aman, dia coba siang-siang sama sore saat masyarakat beribadah dan beraktivitas," terang Haris.

Menurut Haris, para pelaku itu telah beraksi sejak Maret hingga Juni 2020 dan berhasil menggasak kabel di 32 gardu PLN di wilayah Makassar dan Maros.

"Jadi para pelaku ini, baik yang tertangkap maupun yang masih DPO, mereka selalu bekerja sama-sama. Ada yang mengendarai mobil, ada yang membongkar, mereka sudah beraksi di 32 gardu listrik milik PLN yang ada di Makassar dan Maros," terang Haris.

Akibat perbuatan pelaku, PLN disebut mengalami kerugian hingga Rp 31 juta hingga melapor ke polisi pada Rabu (24/6). Pelaku pun diringkus polisi kurang dari 24 jam setelah dilaporkan.

"Kita menyelidiki identitas pelaku dibantu dengan rekaman CCTV sehingga pelaku utama ini kita tangkap pada malamnya," ucap Haris.

Pelaku dijerat polisi dengan Pasal 362 dan 363 KUHPidana dengan ancaman hingga 12 tahun penjara.

Tonton juga video 'MenPAN-RB: Pecat ASN Pemakai-Pengedar Narkoba':

(gbr/gbr)