Saksi Akui Tawari Kompensasi ke Legislator PDIP agar Mau Diganti Harun Masiku

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 16:54 WIB
Berkas perkara tersangka kasus suap PAW anggota DPR Ri, Saeful Bahri sudah lengkap usai jalani pemeriksaan lanjutan di KPK. Saeful rencanany bakal diadili 2 pekan lagi.
Saeful Bahri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kader PDIP Saeful Bahri mengakui pernah menemui anggota DPR RI, Riezky Aprilia, di Singapura untuk membahas pergantian antarwaktu (PAW). Saeful mengaku menawarkan kompensasi Rp 50 ribu per suara kepada Riezky, yang merupakan anggota DPR dari Fraksi PDIP, supaya mau di-PAW dengan Harun Masiku.

Hal itu disampaikan Saeful saat menjadi saksi di persidangan terdakwa Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fredelina, Kamis (25/6/2020). Saeful memberikan keterangan lewat sambungan video yang terhubung ke PN Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus.

"Yang meminta saksi menyebutkan bahwa hitungan satu suara Rp 50 ribu ini siapa, apakah inisiatif saksi kah atau ada perintah orang lain?" tanya jaksa KPK.

"Inisiatif saya," jawab Saeful.

Menurut Saeful, pertemuan itu hanyalah sebuah diskusi. Dia menolak dikatakan mengiming-imingi Riezky lewat tawaran itu.

"Di sana saya tidak punya kewenangan, tidak punya kapasitas menawarkan sesuatu. Saya memberikan gambaran kompensasi-kompensasi yang bisa diambil," ucapnya.

Tonton juga video 'Diperiksa soal Harun Masiku, Hasto Akui Jalankan Legalitas Partai':

Selanjutnya
Halaman
1 2