Anak di Bawah 9 Tahun dan Lansia Dilarang Masuk Ragunan, Ini Alasan Pemprov

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 16:22 WIB
Taman Margsatwa Ragunan (TMR) kembali dibuka di masa PSBB transisi. Meski tidak seramai sebelum pandemi Corona, warga mulai berdatangan ke lokasi.
Taman Margasatwa Ragunan membatasi pengunjung sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengungkapkan alasan dibuatnya aturan pembatasan usia untuk memasuki Taman Margasatwa Ragunan (TMR). Dia mengatakan aturan tersebut dibuat pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi untuk mencegah anak-anak dan usia rentan tertular Corona (COVID-19).

"TMR itu masuk ke ruang publik. Semua dapat diakses oleh warga, jadi bagaimana kita menyikapinya. Oleh sebab itu, kita lakukan pembatasan baik yang usia rentan maupun anak-anak," kata Suzi saat ditemui di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2020).

Dia mengatakan, pada fase awal masa PSBB transisi ini, anak usia di bawah 9 tahun dilarang masuk TMR. Suzi mengatakan larangan tersebut dibuat karena sikap anak-anak pada usia tersebut masih cenderung sulit diingatkan.

"Kenapa anak-anak sementara kita batasi? Karena anak-anak itu kan memang sulit untuk, belum mengerti tentang aturan ya. Kemudian yang kedua ketika kita evaluasi taman-taman, anak-anak itu masih ada egonya sehingga dalam permainan kita bisa peringati tidak boleh gimana, sehingga itulah pemikiran yang kami buat," ujar Suzi.

"Kami juga sudah konsultasi dengan IDI, justru dari dokter malah sampai 17 tahun tapi kita batasi sampai 9 tahun," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2