Pemprov DKI Ungkap Kemunculan 22 RW Rawan Corona Baru

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 16:02 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mengatakan saat ini terdapat 27 RW yang berstatus zona merah. Rinciannya adalah 5 RW tersisa 66 RW yang sebelumnya berstatus zona merah dan 22 RW yang kini rawan COVID-19.

"Posisi di tanggal 19 Juni itu dari 66 RW hanya tinggal 5 RW yang merah. Jadi kita punya PR 5 RW yang merah yang harus kita ubah menjadi kuning bahkan atau pun hijau. Tetapi ada lagi kasusnya bergeser nih di RW yang lain. Jadi nanti di PSBL tahap kedua yang kami langsungkan pada 19 Juni-2 Juli, ada 27 RW. Jadi bisa kita sama-sama bagaimana harus kita lakukan terhadap 27 RW ini yang zona merah sehingga bisa menjadi kuning bahkan menjadi hijau," kata Kepala Biro Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari dalam webinar yang disiarkan secara daring di YouTube SDGs Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Lima dari 66 RW yang masih berstatus zona merah adalah Cempaka Putih Timur, Jembatan Besi, Jatipulo, Bidara Cina, dan Kalibata.

"Jadi angkanya bergerak turun dari 66 sisa 5, tapi ada 22 RW rawan baru. Nah, itu yang mesti kami lakukan seperti halnya yang kami lakukan di 66 RW. Mudah-mudahan ke depan hal tersebut relatif menurun," kata Kasubbag Lembaga Kemasyarakatan Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Rizky Anggoro Adhi S dalam kesempatan yang sama.

Pemprov DKI masih melakukan upaya penelusuran kontak dan pencarian kasus baru seperti di pasar dan tempat lainnya. Selain itu, Pemprov DKI melakukan evaluasi terkait status RW rawan di Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Kesmas Dinkes DKI Fify Mulyani mengatakan Dinkes DKI Jakarta bekerja sama dengan Gugus Tugas terus melakukan evaluasi terkait status RW zona merah. Dinkes DKI menginformasikan terkait dengan jumlah kasus, jumlah kematian dan laju IR yang ada di wilayah tersebut, dan jumlah kematian yang ada di RW tersebut.

"Kita melakukan evaluasi tiap minggu sehingga bahwa kasusnya menurun, laju IR-nya menurun, maka ini menjadi usulan kepada Gugus Tugas yang ditetapkan oleh wali kota untuk menilai apakah ini bisa dari zona merah jadi zona hijau," ungkapnya.

Saat dihubungi secara terpisah, Kabid Kesmas Dinkes DKI Fify Mulyani mengatakan 27 RW yang zona merah itu belum final karena menunggu surat resmi.

(yld/gbr)