Pemprov DKI: Dari 66 RW, Hanya Tinggal 5 yang Masih Zona Merah Corona

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 13:42 WIB
Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari (Fida-detikcom)
Kepala Biro Tata Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari (Dok detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendata, dari 66 RW yang sebelumnya berstatus wilayah pengendalian ketat (WPK), saat ini tinggal 5 RW yang masih berkategori zona merah virus Corona. Namun ada pergeseran dari yang semula bukan RW zona merah menjadi rawan COVID-19.

"Posisi di tanggal 19 Juni itu dari 66 RW hanya tinggal 5 RW yang merah. Jadi kita punya PR 5 RW yang merah yang harus kita ubah menjadi kuning, bahkan ataupun hijau," kata Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari, dalam webinar secara online, yang disiarkan di YouTube SDGs Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Di sisi lain, ada pergeseran RW yang sebelumnya bukan zona merah menjadi zona merah. Dalam pembatasan sosial berskala lokal (PSBL) atau WPK pada 19 Juni-2 Juli, terdapat 27 RW yang rawan COVID-19.

"Tetapi ada lagi kasusnya bergeser nih di RW yang lain. Jadi nanti di PSBL tahap kedua yang kami langsungkan pada 19 Juni-2 Juli, ada 27 RW. Jadi bisa kita sama-sama bagaimana harus kita lakukan terhadap 27 RW ini yang zona merah sehingga bisa menjadi kuning, bahkan menjadi hijau," ujarnya.

Akan tetapi, Premi tidak merinci 27 RW yang rawan zona merah itu. Premi berharap semua pihak, termasuk gugus tugas di tingkat RW, bisa melakukan upaya pengendalian COVID-19 di wilayah tersebut.

"Tentunya kan ini bukan cuma pemerintah saja yang bisa turun, tapi juga kami harapkan bantuan dari semua para ketua RW, elemen masyarakat yang lainnya untuk bisa bersama-sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta kita melaksanakan rencana aksi kegiatan pada lokasi-lokasi tersebut," katanya.

"Saat ini ada 27 RW yang rawan di tanggal 19 Juni-2 Juli 2020," imbuh Premi.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mendata 66 RW yang berstatus wilayah pengendalian ketat (WPK). RW-RW tersebut merupakan RW zona merah atau rawan kasus virus Corona (COVID-19) yang tersebar di 4 lokasi di Kepulauan Seribu, 15 lokasi di Jakarta Utara, 17 lokasi di Jakarta Timur, 49 lokasi di Jakarta Pusat, dan 15 lokasi di Jakarta Barat.

(yld/elz)