Jadi Target Teroris, Kegiatan SBY Jalan Terus
Selasa, 27 Des 2005 11:23 WIB
Banda Aceh - Menjadi salah satu pejabat yang diancam teroris, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku tetap akan menjalankan tugas sehari-hari seperti biasa. Terhadap adanya ancaman tersebut, kegiatan SBY tidak ada yang berubah, karena sudah ada peningkatan pengamanan dari pasukan pengamanan presiden (paspampres)."Saya tetap akan menjalankan tugas saya sebagaimana mestinya sehari-hari. Tidak ada perubahan," kata SBY saat ditanya wartawan mengenai adanya ancaman teroris terhadap dirinya dan sejumlah pejabat baik dalam maupun luar negeri seperti yang dilansir Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar beberapa waktu lalu.SBY menyampaikan hal tersebut saat ditanya wartawan usai bertemu dengan sejumlah tokoh GAM di Pendopo Kantor Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Selasa (27/12/2005).SBY mengaku mengetahui adanya ancaman teroris terhadap sejumlah tokoh termasuk dirinya. "Yang jelas saya diberitahu oleh sistem, oleh lembaga intelijen, kepolisian dan paspampres, yang memberitahu semua. Saya tunduk bagaimana paspampres menjalankan pengamanan, dan saya harus peduli. Karena itu sistem yang berlaku," kata SBY.Terkait dengan ancaman tersebut, SBY mengakui telah melakulan peningkatan pengamanan terhadap dirinya. "Ada peningkatan pengamanan dari paspampres berkaitan dengan ancaman dari laporan intelijen. Itu yang berkaitan dengan diri saya," kata SBY.
(jon/)











































