Round-Up

Geger Pulau Malamber: Bupati Penajam Siap Diklarifikasi, Polisi Klaim Ada Bukti

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 05:32 WIB
Pulau Malamber di Sulawesi Barat.
Foto: Pulau Malamber di Sulawesi Barat. (Istimewa)
Mamuju -

Kasus jual-beli Pulau Malamber, Sulawesi Barat (Sulbar), hingga kini masih diselidiki polisi. Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud sedari awal menyatakan siap mengklarifikasi. Di pihak Polres Mamuju mengaku mengantongi bukti.

Abdul Gafur bahkan menegaskan bahwa ia bisa saja menuntut balik. Dia memastikan akan menggunakan hak jawabnya.

"Lawyer kami sudah siap. Disiapkan saja datanya, kemungkinan saya menuntut balik," ujar Abdul Gafur saat dihubungi detikcom, Senin (22/6/2020).

"Nanti kalau mau bicara hukum, saya akan menggunakan hak jawab saya. Dan mungkin juga saya akan mengusut tuntas maksud dan tujuan ini sebenarnya apa? Boleh saja sah-sah saja. Nanti kalau mau ke jalur hukum saya akan bicara hukum," ujar Abdul Gafur.

Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud.Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud. (Foto: detikcom)

Pihak penjual pulau, Raja diketahui mengaku menerima uang muka atau down payment (DP) pembelian pulau Rp 200 juta langsung dari Abdul Gafur. Meskipun belakangan, Raja mengubah keterangannya bahwa yang ia jual hanya tanah.

Abdul Gafur juga sudah dimintai konfirmasi, apakah dia memberi uang muka untuk membeli pulau itu. Namun, bupati yang akrab dengan panggilan AGM itu mengatakan, jika pulau itu dijual, akan dia beli. Dia tidak secara tegas membantah soal uang muka tersebut.

"Saya sudah tegaskan kalau dijual pasti saya beli. Pulaunya, he-he-he.... Saya masih ada usaha kalau untuk beli pulau kalau dijual," tuturnya.

AGM pun sudah memiliki tim hukum terkait kasus jual-beli Pulai Malamber.

Tonton video 'Polisi Berencana ke Pulau Malamber dan Panggil Bupati Penajam':

Selanjutnya
Halaman
1 2