252 Migran Dideportasi dari Malaysia Akan Tiba di Kota Parepare

Hasrul Nawir - detikNews
Rabu, 24 Jun 2020 14:20 WIB
Persiapan penyambutan pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia (Hasrul-detikcom).
Persiapan penyambutan pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia. (Hasrul-detikcom)
Parepare -

Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan, tengah menyiapkan penyambutan terhadap 252 warga Sulsel yang merupakan bagian dari 275 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Sabah, Malaysia.

Para pekerja migran itu diketahui akan diberangkatkan dari Nunukan, Kalimantan Utara, pada hari ini, Rabu (24/6/2020), menggunakan KM Thalia dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare, pada Jumat (26/6) mendatang.

"Sama seperti gelombang pertama dan kedua, penyambutan PMI deportan gelombang ketiga ini juga akan kita terapkan protap kesehatan standar COVID-19," kata pelaksana tugas Kadis Perhubungan Kota Parepare, Iskandar Nusu, saat dimintai konfirmasi, Rabu (24/6).

Iskandar menjelaskan pihaknya juga akan sedikit mengubah pola penjemputan yang dilakukan terhadap para PMI tersebut.

"Sementara kita rapatkan bagaimana teknisnya agar penjemputan para PMI deportan dari kapal hingga kembali ke daerahnya masing-masing tidak terlalu menyita waktu seperti pada penjemputan sebelumnya," ujarnya.

Sementara itu, pimpinan PT Citra Niaga Mandiri, Syamsul Latanro, selaku pengelola KM Thalia mengatakan saat ini proses pemeriksaan terhadap para PMI masih sedang berlangsung di terminal penumpang di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

"Mereka saat ini tengah menjalani rapid test sebelum naik ke kapal, informasi terakhir ada 275 penumpang yang merupakan PMI deportan," terangnya.

Kadis Kesehatan Kabupaten Pinrang Dyah Puspita Dewi menjelaskan pihaknya akan menjemput langsung warga Pinrang yang menjadi bagian dari 252 PMI asal Sulsel itu.

"Mereka akan kami jemput dana langsung menjalani karantina di gedung isolasi yang telah disiapkan pemkab," katanya saat dihubungi terpisah.

Data dari BP3TKI Nunukan, 252 PMI yang dideportasi tersebut tersebar di beberapa daerah di Sulsel. Diketahui mereka berasal dari Makassar 8 orang, Parepare 40 orang, Palopo 2 orang, Enrekang 4 orang, Bone 82 orang, Sidrap 7 orang, Bulukumba 11 orang, Pinrang 47 orang, Barru 8 orang, Tana Toraja 2 orang, Soppeng 2 orang, Luwu 1 orang, Sinjai 4 orang, Luwu Utara 5 orang, serta 28 orang lainnya yang tersebar di beberapa daerah di Sulsel.

(nvl/nvl)