PMKS di Tanah Abang Meninggal dengan Gejala Corona, Istri Tunggu Tes Swab

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 20:43 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Istri dari penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang meninggal dengan gejala Corona (COVID-19) di Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), menjalani isolasi di GOR Karet Tengsin, Tanah Abang. Perempuan bernama Taji itu juga sudah jalani tes swab.

"Dia isolasi di GOR Karet Tengsin, Tanah Abang, sampai hasil (swab) keluar," kata Kepala Puskesmas Tanah Abang, Sari Ulfa, saat dihubungi, Selasa (23/6/2020).

Ulfa belum mengetahui kapan hasil tes keluar. Sari mengatakan hasil swab bisa didapat 3-4 hari setelah dicek.

"Tergantung laboratorium, soalnya sedang banyak. Bisa tiga hari, bisa empat hari," ucap Sari.

Sari menyebut Taji ada di samping suaminya saat meninggal pagi tadi. Sari mengatakan Taji juga jadi pihak yang memberikan informasi bahwa suaminya mengalami gejala Corona seperti sesak dan batuk.

Atas dasar itu, Taji dites swab. Jika positif, petugas kesehatan akan menelusuri ke orang-orang dekat atau yang pernah berkontak dengannya.

"Tadi istrinya kan ada sama dia saat itu. Telusur lain belum, nanti lihat hasil. Kalau hasil confirmed positif, baru cek tracing contact," kata Sari.

Diketahui, PMKS meninggal di dekat pos pantau Dinas Perhubungan di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pihak Puskesmas Tanah Abang menyebut PMKS tersebut mengalami gejala virus Corona (COVID-19). Jenazah dievakuasi dengan protokol kesehatan untuk pencegahan Corona dan dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo.

"Autopsi verbal saja sih, ada gejala mengarah ke sana. jadi kita perlakukan sesuai COVID-19," ujar Sari.

(aik/jbr)