Evakuasi Perempuan Hendak Lompat dari JPO Margonda Berlangsung 2 Jam

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 14:06 WIB
Ilustrasi bunuh diri dari atas gedung
Ilustrasi Lompat dari Gedung (Mindra Purnomo/detikcom)
Depok -

Satpol PP Kota Depok menyebut proses evakuasi perempuan berinisial S (30) yang hendak melompat dari JPO Margonda, Depok, berlangsung selama dua jam. Proses evakuasi itu sempat diwarnai aksi teriak-teriak oleh perempuan itu kepada petugas.

"Kejadian pagi tadi jam 09.00 WIB, dia naik aja ke atas JPO situ," kata Sekdis Satpol PP Depok Ferry Birowo saat dihubungi, Selasa (23/6/2020).



Ferry menyebut proses evakuasi itu berlangsung cukup lama. Menurutnya, perempuan tersebut juga sempat menolak saat dibujuk oleh petugas untuk turun.

"Berlangsung kurang-lebih selama dua jam, wanita itu ya agak teriak-teriak (saat dibujuk turun)," ucap Ferry.

Ferry juga mengungkap wanita tersebut stres lantaran diduga sempat dicabuli oleh seseorang pada malam sebelumnya. Menurutnya, wanita tersebut mengaku dikerjai oleh seseorang.

"Dugaannya gangguan, infonya begitu gangguan juga, mungkin semalam ada yang ngerjain, terus nggak dibayar, gitu infonya," ujarnya.


Sebelumnya diberitakan, seorang perempuan berinisial S (30) hendak mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO) Margonda, Depok. S diduga stres lantaran ditinggal suaminya.

"Iya benar, hendak bunuh diri, seorang wanita anak 3, pekerjaan ibu rumah tangga," kata Kasatpol PP Depok Lienda Ratnanurdianny saat dimintai konfirmasi, Selasa (23/6).

Peristiwa itu terjadi pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB di JPO Margonda depan Balai Kota Depok. Lienda menyebut perempuan itu putus asa lantaran tidak bertemu dengan suaminya setelah ditinggal pergi ke Jakarta.

(mea/mea)