Pemprov DKI Ungkap Data Pengunjung di Tempat Wisata-Mal, Klaim Masih Sepi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 12:29 WIB
Blok M Plaza/Herdi Alif Alhikam-detikcom
Blok M Plaza (Herdi Alif Alhikam/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim tempat wisata dan mal di Jakarta masih sepi. Pengunjung masih kurang dari kapasitas 50 persen yang ditentukan.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta mengevaluasi pengunjung dari tempat wisata Ragunan, Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang sudah dibuka pada 15 Juni 2020.

Untuk Ragunan, dari kapasitas 1.000 orang, ada 700 pengunjung saat Sabtu (20/6) dan pada Minggu (21/6) sebanyak 766 orang.

Pengunjung TMII, pada Sabtu disebut sebanyak 1.700 pengunjung, sedangkan pada Minggu sebanyak 6.078. TMII menetapkan kapasitas 15.000 pengunjung untuk saat ini.

Sementara itu, untuk Ancol, dari kapasitas 30% tempat atau 20.000 pengunjung, pemprov menyebut hanya sebagian kecil atau 2.600 orang yang berkunjung pada Sabtu dan 4.600 pada Minggu.

"Kemarin juga ada anggota Dewan yang mengecek. Sepi, padahal Ancol, ini tidak seekspetasi kita. Sepi," ucap Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Cucu Kurnia, saat rapat di Komisi B, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Selain itu, Cucu menyebut mal masih sepi pengunjung meski sudah dibuka. Pengunjung mal disebut belum mencapai batas ketentuan kapasitas 50%.

"Mal rata-rata weekday satu hari kerja, sekitar 20 atau 30 persen dari 50 persen kapasitas. Agak ramai perkantoran, tapi yang di permukiman, seperti Kelapa Gading, masih sepi," kata Cucu.

"Memang menurut asosiasi, orang masih takut bepergian," ujarnya.

(aik/gbr)