Sulawesi Selatan Raih 3 Juara dalam Inovasi Tatanan Normal Baru

Nurcholis Maarif - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 12:17 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Foto: dok pemprov sulsel
Jakarta -

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meraih tiga predikat juara dalam lomba inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru yang digelar Kemendagri. Sulsel meraih juara 2 sektor pasar tradisional, juara 3 sektor hotel, dan juara 3 sektor tempat wisata.

Adapun untuk kategori kabupaten, Sinjai meraih juara 2 pelayanan terpadu satu pintu dan untuk kategori kota, Parepare meraih juara 3 sektor tempat wisata.

Sebagai informasi, kompetisi ini diikuti seluruh daerah dengan tiga kategori pemenang, yaitu tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Lalu terdapat tujuh sektor yang dilombakan, yaitu pasar tradisional, mal, transportasi, restoran, hotel, PTSP, dan tempat wisata.

"Saat selesai memberikan laporan perkembangan COVID-19, apresiasi diberikan Bapak Presiden atas inovasi Gugus Tugas Provinsi Sulsel," kata Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam keterangan tertulis, Selasa (23/6/2020).

Ia menjelaskan raihan Sulsel pada sektor pasar tradisional karena inovasi BARUGA PASAR, yaitu protokol kesehatan berbasis teknologi nontunai di pasar tradisional di Sulawesi Selatan. Sedangkan di sektor hotel, ada inovasi program 'Wisata COVID-19.

Adapun untuk sektor tempat wisata, Sulsel memperkenalkan inovasi 'SulSel in Our Hand' atau 'South Sulawesi in Our Hand' (SulSel dalam Genggaman), yang artinya new normal inovasi berbasis aplikasi dan barcode di destinasi wisata.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan apresiasi atas inovasi tim Pemprov Sulsel. "Alhamdulillah Provinsi Sulawesi Selatan meraih juara dalam lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 tingkat Nasional," ujarnya.

Ia mengatakan sebuah kebanggaan berada bersama tim pemprov meski di tengah persoalan pandemi ini yang masih rumit, tapi tidak menghalangi semangat Organisasi Perangkat Daerah atau Dinas Provinsi untuk berprestasi dan berinovasi.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian dalam sambutannya mengatakan berbagai ahli kesehatan baik nasional maupun internasional menyampaikan bahwa pandemi COVID-19 ini tidak berakhir dengan segera.

Oleh karena itu, dunia beradaptasi dengan pandemi ini dengan melakukan inovasi baru dengan tatanan baru atau new normal life, karena tidak mungkin melakukan pembatasan terus-menerus secara ketat apalagi lockdown, demikian pula dengan Indonesia.

"Sebagai sesuatu yang baru, tatanan ini memerlukan pengenalan atau pra kondisi agar seluruh masyarakat siap dan mampu beradaptasi. Pra kondisi ini dilakukan dengan protokol kesehatan dalam berbagai sektor kesehatan dengan simulasi-simulasi," kata Tito.

Selain piagam penghargaan, para pemenang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID). Untuk pemenang pertama, setiap kategori dan setiap klaster daerah diberikan DID sebesar Rp 3 miliar, pemenang kedua sebanyak Rp 2 miliar, dan pemenang ketiga Rp 1 miliar. Alhasil Sulsel yang meraih satu juara 2 dan dua juara 3 berhasil meraih hadiah total Rp 5 miliar.

(ega/ega)