SBY Soroti RUU HIP: Jangan Sampai 'Ideological Clash'

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 11:16 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato refleksi akhir tahun di JCC, Jakarta, Rabu (11/12/2019).
Foto: SBY (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

RUU Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP terus menuai polemik. Terbaru, polemik ini berujung rencana demo sejumlah pihak seperti PA 212 hingga FPI. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun angkat bicara. Meminta setiap pembahasan yang menyinggung ideologi Pancasila, untuk dilakukan dengan sangat hati-hati.

"Saya mengikuti hiruk pikuk sosial & politik seputar RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Saya juga sudah membaca & mengkaji RUU tsb. Tentu ada pendapat & tanggapan saya. Namun, lebih baik saya simpan agar politik tak semakin panas," tulis SBY di Twitter-nya, Selasa (23/6/2020).

SBY meminta semua pihak berhati-hati jika membahas hal yang menyinggung ideologi Pancasila. SBY tak ingin keputusan yang diambil keliru.

"Kita harus sungguh berhati-hati jika berpikir, berbicara & merancang sesuatu yg berkaitan dgn ideologi & dasar negara Pancasila. Apalagi jika menyentuh pula kerangka & sistem kehidupan bernegara. Kalau keliru, dampaknya sangat besar," kata SBY.

SBY mengingatkan soal proses pembangunan negara dan pembuatan konsensus. Dia tak ingin muncul 'ideological clash' dari pembahasan RUU HIP.

"Memposisikan ideologi harus tepat & benar. Ingat, proses 'nation building' & 'consensus making' yg kita lakukan sejak tahun 1945 juga tak selalu mudah. Jangan sampai ada 'ideological clash' & perpecahan bangsa yg baru. Kasihan Pancasila, kasihan rakyat," sebut SBY.

Selanjutnya
Halaman
1 2