Polisi Uji Balistik Peluru Nyasar yang Lukai Bocah di Pademangan

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 23 Jun 2020 03:12 WIB
ilustrasi penembakan
Foto: Internet
Jakarta -

Proyektil peluru yang bersarang di punggung bocah IA (11) korban peluru nyasar, telah diangkat. Polisi kini tengah menyelidiki asal usul peluru tersebut dengan melakukan uji balistik.

"Kami sedang memeriksa kaliber peluru tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto dalam keterangan kepada detikcom, Senin (22/6/2020) malam.

Budhi belum bisa memastikan senjata apa yang digunakan untuk menembakkan peluru tersebut. Hal ini, kata dia, perlu pengujian dari Labfor.

"Kita belum tahu ini dari senjata apa? Kita sedang menunggu uji balistik dari labfor," imbuhnya.

Lebih lanjut, Budhi juga menyampaikan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi apakah ada kegiatan kepolisian yang berkaitan dengan adanya insiden tersebut, semisal penangkapan pelaku kejahatan.

"Sejauh ini hasil penyelidikan belum menemukan adanya giat seperti tersebut," imbuh Budhi.

Polisi masih mengusut kejadian ini. Sejumlah saksi, termasuk korban, tidak ada yang mendengar suara letusan senjata api ketika korban terkena peluru nyasar.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/6) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, korban sedang bermain dengan teman seusianya di pinggir Kali Ciliwung.

Saat korban duduk-duduk di samping musala, tiba-tiba merasakan punggungnya seperti ditepuk. Teman-teman korban sempat bergurau bahwa korban 'ditepuk setan'.

Setelah kejadian itu, korban kemudian pulang dan menceritakan peristiwa tersebut kepada orang tuanya. Saat dicek, ternyata punggung korban tedapat lubang dan mengeluarkan darah.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit pada Rabu (17/6) siang. Korban sempat di-rontgen dan akhirnya diketahui bahwa memang ada peluru bersarang pada bagian punggungnya.

Selanjutnya korban dirujuk ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Korban kemudian dioperasi dan proyektil yang bersarang diangkat.

Keluarga korban telah melaporkan kasus ini Polsek Pademangan. Keluarga berharap, polisi segera mengusut tuntas pelaku penembakan.

(mei/dwia)