Setelah Setor Rp 100 M, Probo Bangun Pabrik Pulp di Kalsel
Senin, 26 Des 2005 18:01 WIB
Jakarta - Kekayaan Probosutedjo memang tak usah dipertanyakan lagi. Maklum, konglomerat. Buntutnya, setelah ganti rugi Rp 100,931 miliar kepada negaranya lunas, dia akan membangun pabrik pulp di Kalimantan Selatan (Kalsel)."Pak Probo berharap jika pembayaran sudah lunas, pabrik pulp di Kalsel bisa langsung dibangun," kata Staf Khusus Probo, Makiwauw, saat dihubungi wartawan, Senin (26/12/2005).Makiwauw menjelaskan, pembangunan pabrik pulp tersebut sudah 3 tahun terbengkalai. Pembangunannya tertunda karena adanya kasus penyimpangan dana reboisasi hutan tanaman industri (HTI) yang melibatkan bos Menara Hutan Buana itu."Yang akan membangun pabrik itu adalah prusahaannya Pak Probo dengan konsorsium dari 8 negara seperti Singapura, Cina, AS, Finlandia, Swedia, Denmark, Kanada, dan Belanda," tutur Makiwauw.Menurut Makiwauw, jika pembangunan pabrik tersebut terealisasi, akan menghasilkan devisa bagi negara sebesar USD 300 juta. "Pabrik tersebut juga akan menampung ribuan tenaga kerja," klaimnya.Sebelumnya, Probo menyatakan menyanggupi untuk membayar kerugian negara Rp 100,931 miliar dan denda Rp 30 juta. Namun pembayaran itu baru akan dilakukan setelah menerima nomor rekening dari Menteri Kehutanan.
(nrl/)











































