Agar Tak Stres, Pasien Corona di Musi Banyuasin Diajak Outbond

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 22 Jun 2020 12:35 WIB
Lokasi Outbond atau camping Outdoor di RSUD Sekayu
Foto: Lokasi Outbond atau camping Outdoor di RSUD Sekayu. (Raja Adil Siregar/detikcom).
Palembang -

RSUD Sekayu Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, punya cara unik dalam menangani pasien virus Corona (COVID-19). Agar pasien tak jenuh, Pemkab pun menyiapkan fasilitas klinik camping outdoor.

"Keberadaan klinik outdoor ini desainnya mirip areal outbond. Ini persiapan tatanan baru atau new normal guna penyembuhan pasien dan isolasi outdoor," ungkap Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin, Senin (22/6/2020).

Menurut Dodi, kegiatan isolasi dibuat agar masyarakat tidak jenuh. Hal ini merupakan bagian dari terapi holistik COVID-19.

"Ketika pasien COVID-19 harus dikarantina atau diisolasi selama minimal 2 minggu ya pasti bosan. Maka dijaga mereka agar tak dilanda kebosanan dan depresi, tentunya dengan klinik outdoor," katanya.

Secara terpisah, Direktur RSUD Sekayu, dr Makson P Purba menyebut terapi dengan suasana alam ini memiliki program camp COVID-19. Ada olahraga sore hari hingga kegiatan api unggun untuk merefleksi diri selama sebelum terkena COVID-19.

Lokasi Outbond atau camping Outdoor di RSUD SekayuLokasi Outbond atau camping Outdoor di RSUD Sekayu. (Raja Adil Siregar/detikcom).

"Muaranya, membangun kepercayaan diri melalui dinamika outbound agar mereka kuat menghadapi stigma dari masyarakat pasca isolasi. Tentu fasilitas kesehatan di area ini lengkap," jelas Makson.

Makson menilai pasien senang dan tidak tertekan atau depresi akan meningkatkan imunitas. Petugas dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). Fasilitas yang disediakan ini, kata Makson, dapat menampung 8 pasien.

"Setelah pasien check in pukul14.00 WIB petugas medis langsung mengajak pengenalan tenda dan persiapan kebutuhan di tenda. Tentu saja ada sesi foto dokumentasi untuk pendataan dan pemantauan pasien," tuturnya.

Di lokasi ini pasien menjalani terapi santai, berbincang banyak hal terutama hobi dan perhatian dan kesukaan. Selanjutnya pada pukul 16.00-17.00 WIB dilakukan olahraga sore bebas.

"Mulai pukul 17.00-18.00 WIB visit ke enabling garden. Ini bagian dari psycoterapi supportif. Malam mereka istirahat," ucap Makson.

(ras/elz)