Tarik Jaring Lingkar, Bupati Luwu Utara Jaring 150 Kg Ikan di Perairan Teluk Bone

Muhammad Riyas - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 14:26 WIB
Tarik Jaring Lingkar, Bupati Luwu Utara Jaring Ikan 150 Kg di Perairan Teluk Bone
Foto: Muhammad Riyasd-detikcom
Jakarta -

Pemerintah Daerah Luwu Utara, mengevaluasi beberapa kegiatan di sektor perikanan tahun 2019, khususnya perikanan tangkap. Salah satunya yaitu, teknologi penangkapan ikan dengan menggunakan purse seine atau jaring lingkar atau puka puru.

Kegitan evaluasi dilakukan Sabtu (20/6/2020) kemarin, di Desa Tokke Kecamatan Malangke. Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani (IDP) yang terjun langsung dalam kegiatan tersebut, ikut mencoba menjaring ikan dengan menggunakan jaring lingkar bersama beberapa nelayan setempat.

Kegiatan evaluasi dilaksanakan di Perairan Teluk Bone atau sekitar 3 mil dari muara Desa Tokke, Bupati bersama rombongan harus menempuh perjalanan laut selama kurang lebih sejam. Dari hasil tangkapan jaring lingkar, Bupati Luwu Utara memborong ikan tersebut untuk kemudian dibagikan secara gratis.

Beberapa jenis ikan yang ditangkap seperti ikan kembung, tembang, layur, tongkol, cakalang dan jenis ikan pelagis lainnya.

Kepala Dinas Perikanan yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengatakan bahwa Bupati Luwu Utara dibantu beberapa Nelayan berhasil menjaring ikan seberat 150 kg.

"Alhamdulillah, Bupati bersama rombongan, dibantu 10 nelayan penarik jaring, plus nakhoda dan penyelam, berhasil menangkap ikan seberat 150 kg. Lumayan, mengingat ini belum musim puncak," kata Kadis Perikanan, Muharwan saat dikonfirmasi Minggu (21/6/2020).

Muharwan juga menyebutkan, bahwa musim puncak bulan Agustus, dan biasanya hasil tangkapan ikan dengan menggunakan jaring lingkar itu bisa mencapai 10 box.

"Ini masih musim peralihan. Jadi, hasil tangkapan Bupati bersama pejabat lainnya terbilang luar biasa. satu box ikan biasanya berharga Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta," kata Muharwan.

Sebagai informasi, penangkapan ikan oleh Bupati dan rombongan menggunakan kapal purse seini yang dilengkapi fish finder sebagai pendeteksi ikan. Jenis penangkapan ini menggunakan metode melingkari ikan dengan jenis ikan tangkapan pelagis (permukaan).

Teknologi ini juga menggunakan kapal motor jenis 7 - 15 GT, dengan panjang tali ris 200 - 400 meter.

(dwia/dwia)