Pria Terobos Mako Brimob Kendari Pernah Setahun Dirantai karena Serang Orang

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 12:33 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Kendari -

Seorang penderita gangguan jiwa diamankan polisi karena memaksa masuk ke Mako Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari. Polisi menyebut pria berinisial S itu sempat dirantai karena sering menyerang orang lain.

"Bahwa pada sekitar tahun 2009 lalu S pernah dirantai selama sekitar satu tahun karena sering menyerang orang lain," kata Kabid Humas Polda Sultra AKBP Ferry Walintukan dalam keterangannya, Minggu (21/6/2020).

Keterangan itu didapat polisi dari kerabat dekat S. Keluarga S juga memastikan pria tersebut pernah dirawat di RS Jiwa Provinsi Sultra.

Sebelum diamankan polisi, dia juga sempat menyerang rumah kepala desa. Hal itu dilakukan S karena tidak mendapat bantuan Bantuan Langsung Tunai.

"Sempat menyerang rumah Kepala Desa Pudahoa, Kabupaten Konsel, Sulawesi Tenggara, karena tidak mendapat BLT," ungkap Ferry.

Sebelumnya, S diamankan karena memaksa masuk area Mako Brimob Polda Sultra pada Sabtu (20/6). Saat dihentikan, S berteriak dan memancing petugas melepas tembakan.

"Pria tersebut tidak terima dihentikan dan turun dari motornya dan melakukan pemaksaan sambil mengeluarkan kalimat takbir 'Allahu Akbar' dan memancing personil jaga melakukan penembakan kepada dirinya," ujar Ferry.

Setelah beberapa saat akhirnya pria tersebut berhasil diamankan oleh personel Sat Brimob Polda Sultra. Polisi juga menyita barang bukti, di antaranya handphone dan obeng, dari pelaku.

(abw/dhn)