Pemprov DKI Masih Evaluasi Motor Kena Ganjil-Genap: Keputusan di Gubernur

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 07:57 WIB
Sejumlah pengendara motor nekat lawan arah di kawasan Tanjung Barat, Jakarta. Tak sedikit pemotor yang nekat lawan arah demi persingkat waktu tempuh perjalanan.
Foto: Sepeda motor di Jakarta (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta hingga kini masih mengevaluasi wacana kebijakan ganjil-genap sepeda motor saat PSBB transisi. Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan terjadi perubahan dinamika mobilitas warga Jakarta selama PSBB transisi ini.

"Masih terus kita evaluasi, karena dalam masa transisi ini, terjadi dinamika pergerakan mobilitas orang itu demikian terjadi perubahan signifikan, dan ini tentu kita evaluasi," kata Syafrin kepada wartawan, Sabtu (20/6/2020).

Evaluasi yang dilakukan Dishub DKI Jakarta terkait kebijakan ganjil-genap sepeda motor dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta. Namun, keputusan akhir dimulai atau tidaknya ganjil-genap sepeda motor berada di tangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Peraturan ganjil-genap di Pergub 51 Tahun 2020, itu pelaksanaannya tentu setelah dilakukan evaluasi kondisi lalu lintas dan angkutan umum di Jakarta selama pelaksanaan PSBB masa transisi ini. Jadi kami setiap hari melakukan evaluasi, kemudian hasil evaluasi mingguan kami itu dilaporkan ke Gugus Tugas (provinsi), untuk kemudian diputuskan, tentu untuk pelaksanaannya jika Gugus Tugas sudah menetapkan bahwa ganjil-genap misalnya diaktifiasi itu tetap dengan keputusan gubernur," ujar Syafrin.

Belum ada kepastian kapan akhir evaluasi dari wacana kebijakan ganjil-genap sepeda motor di Jakarta. Namun, Syafrin menegaskan selama keputusan gubernur belum diteken, maka sepeda motor masih dapat melenggang bebas di jalanan Ibu Kota.

Selanjutnya
Halaman
1 2