Sejarah Canda Gus Dur '3 Polisi Jujur' yang Bikin Pria di Sula Diklarifikasi

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 12:03 WIB
Gus Dur
Gus Dur (Getty Images)
Jakarta -

Seorang pria di Sula, Maluku Utara, diklarifikasi oleh Polres Sula karena menuliskan lelucon dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Lelucon populer itu berisi cerita tiga polisi jujur versi Gus Dur. Begini sejarah lelucon itu.

Candaan itu sudah banyak disampaikan dan dimuat di buku-buku tentang Gus Dur, di antaranya di buku 'Mati Tertawa Bareng Gus Dur' karya Bahrudin Achmad, 'Koleksi Humor Gus Dur' karya Guntur Wiguna, 'Tertawa Ala Gus Dur, Humor Sang Kyai' karya Imron Nawawi, dan buku-buku lainnya. Namun tidak semua buku menjelaskan perihal konteks munculnya lelucon ini.

Buku karya Muhammad Zikra berjudul 'Tertawa Bersama Gus Dur: Humornya Kiai Indonesia', menjadi salah satu buku yang menerangkan konteks munculnya lelucon ini.

Ceritanya, Gus Dur sedang ngobrol-ngobrol santai dengan para wartawan di rumahnya, Jalan Warung Silah, Ciganjur, Jakarta Selatan. Keluarlah lelucon soal tiga polisi jujur itu.

"Lelucon yang sebenarnya juga kritikan itu dilontarkan untuk menjawab pertanyaan wartawan perihal moralitas polisi yang kian banyak dipertanyakan," tulis Muhammad Zikra di halaman 20 buku itu.

Lalu Gus Dur menjawab pertanyaan wartawan seraya berseloroh, "Polisi yang baik itu cuma tiga. Pak Hugeng almarhum bekas Kapolri, patung polisi, dan polisi tidur."

Buku dari mantan Menteri Riset dan Teknologi, Muhammad AS Hikam, berjudul 'Gus Durku , Gus Dur Anda, Gus Dur Kita' juga menjelaskan perihal konteks munculnya lelucon ini.

Tonton juga video 'Pendeta Papua Percaya Ma'ruf Amin Bisa Atasi Konflik di Papua':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3