Ada Tes Masif Corona di Pasar Cileungsi Bogor, Begini Suara Para Pedagang

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 14:54 WIB
ilustrasi rapid test, ilustrasi virus corona, ilustrasi tes corona, tes masif di Pasar Cileungsi, pedagang pasar cileungsi
Tes masif Corona di Pasar Cileungsi. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Pedagang Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, mengikuti tes masif terkait virus Corona (COVID-19) hari ini. Pedagang pun menyambut baik tes masif yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor itu.

"Sudah (ikut rapid test), alhamdulillah (hasilnya) nonreaktif. Saya menyambut baik sih (tes masif), nggak takut, ya (ikut tes masif)," kata pedagang pakaian, Tita Dinia (47), setelah melakukan rapid test di Pasar Cileungsi, Jalan Raya Narogong, Bogor, Selasa (16/6/2020).

Tita mengaku baru pertama kali mengikuti rapid test. Dia mengatakan para pedagang melakukan tes Corona sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Untuk memberi tahu kita nggak takut (tes masif), kita sehat, ikuti prosedur. Apa yang ditakutkan, gitu kan," ucap Tita.

Pedagang sembako, Firdaus (25), juga mengikuti rapid test ini. Dia pun mendukung penuh tes masif yang dilakukan di Pasar Cileungsi ini.

"Bagus juga sih (tes masif). Mengurangi penularan (virus) Corona juga, ya bagus saya dukung," kata Firdaus di lokasi yang sama.

ilustrasi rapid test, ilustrasi virus corona, ilustrasi tes corona, tes masif di Pasar Cileungsi, pedagang pasar cileungsiKetua Paguyuban Pasar Cileungsi, Ahmad Sunjaya (Sachril Agustin Berutu/detikcom)

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Cileungsi, Ahmad Sunjaya (54), mengatakan kedatangan tim medis pada Rabu (10/6) lalu saat akan dilakukan tes masif bukanlah penolakan, melainkan karena miskomunikasi saja.

Ahmad mengungkapkan seluruh pedagang Pasar Cileungsi mau mengikuti tes masif yang dilakukan Pemkab Bogor pada hari ini. Dia pun berharap seluruh pedagang yang melakukan tes masif nonreaktif tidak ada yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 dari hasil swab test.

"Yang penting para pedagang (Pasar Cileungsi) alhamdulillah pada saat ini saya percaya, pada kesehatan dan dia (pedagang) sekarang tidak menolak lagi. Semua akan menerima (hasil tes masif)," tandas Ahmad yang juga berdagang pakaian di Pasar Cileungsi itu.

Seperti diketahui, Pasar Cileungsi menjadi salah satu klaster penyebaran virus Corona. Pedagang sempat menolak mengikuti tes masif Corona yang digelar Pemkab Bogor, namun peristiwa itu disebut terjadi karena miskomunikasi.

(elz/ear)