Pemkab Bogor Minta Pengelola Pasar Tegas Tegakkan Protokol Kesehatan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 12:56 WIB
Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan.
Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Kabupaten Bogor -

Direktur Utama PD Pasar Tohaga, Haris Setiawan, meminta ada pengetatan protokol kesehatan di pasar-pasar di Kabupaten Bogor. Tidak boleh ada toleransi bagi pelanggar protokol kesehatan seperti pemakaian masker dan sebagainya.

"Sebetulnya dari jauh hari kita sudah menerapkan protokol kesehatan, wajib memakai masker. Saya instruksikan kepada kepala unit (pasar) untuk tidak ada toleransi sama sekali ke pedagang maupun ke pengunjung yang tidak memakai masker (dilarang masuk ke dalam pasar). Protokol kesehatan dijalankan dan ditingkatkan," kata Haris, di Pasar Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa (16/6/2020).

Haris menyampaikan ada beberapa kebiasaan sehat yang dilakukan setelah ada kasus Corona. Khususnya di Pasar Cileungsi yang sempat timbul kasus positif.

"Dan insyaallah ada banyak hikmah dibalik COVID ini. Karena yang biasanya tidak higienis jadi higienis dan sebagainya," ucapnya.

Diketahui, Pasar Cileungsi melangsungkan rapid test virus Corona hari ini. Haris menyebut pedagang Pasar Cileungsi sangat antusias untuk mengikuti tes masif tersebut.

"Walaupun dari awal 4 pedagang, hari ini, per hari ini, saya dapat laporan dari gugus COVID sudah 32 (kasus positif virus Corona) dari klaster (Pasar) Cileungsi. Walaupun (semuanya) bukan pedagang, tapi ada keluarga (pedagang), dan lain sebagainya. Protokol keamanan, kita memang sangat diperketat dan lain sebagainya. Kita hanya ikhtiar saja, untuk memastikan apa kita sudah clear apa belum. Maka tadi di Pasar Tohaga (Cileungsi) 100 persen pedagang dites," tandas Haris.

Terpantau, ratusan pedagang melakukan test masif. Sebagian pedagang melakukan rapid test. Ada juga yang melakukan swab test. Sebelum dites, tim medis mencatat identitas diri para pedagang.

(aik/aik)