TNI AU Perbaiki Rumah Warga yang Jebol Tertimpa Kursi Lontar Pesawat Jatuh

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 11:20 WIB
Rumah tertimpa pesawat jatuh di Kampar  (Chaidir/detikcom)
Foto: Rumah tertimpa pesawat jatuh di Kampar (Chaidir/detikcom)
Kampar -

Rumah yang atapnya tertimpa kursi lontar jet tempur di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Riau telah diperbaiki. Atap yang sempat jebol kini sudah tertutup kembali.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (16/6/2020) rumah di tepi jalan itu cukup luas. Di halaman depan rumahnya masih terpasang garis polisi.



Namun atap yang sebelumnya bolong selebar 2 meter kini sudah diganti dengan atap yang baru. Tetap terlihat antara atap baru dan lama, ada kontras perbedaan warna.

Penghuni rumah menyatakan kerusakan atap sudah diperbaiki pihak Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

"Sejak tadi malam sudah diperbaiki, alhamdulillah atap sudah diperbaiki. Hari ini plafon akan diperbaiki," kata penghuni rumah Lina.

Atap rumah di dekat pesawat tempur jatuh di Riau (Chaidir-detikcom)Foto: Atap rumah yang tertimpa kursi lontar sebelum diperbaiki. (Chaidir-detikcom)



Sebagaimana diketahui, atap rumah mereka sempat tertimpa kursi lontar jet tempur Lanud Pekanbaru. Jarak rumah ini dengan pesawat tempur yang jatuh sekitar 300 meter.

Pesawat Hawk 200 TT 0209 jatuh Senin (15/6) kemarin pukul 08.13 WIB. Ada dua rumah kosong yang tertimpa pesawat. Untungnya tak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut.

Pilot pesawat, Lettu Pnb Apriyanto Ismail, berhasil keluar menggunakan kursi lontar. Lalu mendarat di rumah warga.

Pesawat nahas tersebut jatuh karena kehilangan power saat hendak mendarat. Pesawat ini mulai bergabung dengan TNI AU sejak 1996. Spesifikasinya, pesawat ini bermesin Turbo Fan, 871 Adour twin-spool. Mesin turbofan rendah ini merupakan produk dari Rolls-Royce.

Simak video 'Cerita Warga Berjibaku Tolong Pilot Pesawat TNI AU yang Jatuh di Riau':

(cha/tor)