Round-Up

Vonis Mati untuk Aulia Kesuma Pembunuh Suami-Anak Tiri

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 07:48 WIB
Tersangka pembunuhan suami-anak tiri, Aulia Kesuma.
Aulia Kesuma. (Foto: Wildan/detikcom)
Jakarta -

Ketua Majelis Hakim Suharno menjatuhkan hukuman mati terhadap Aulia Kesuma bersama anak kandungnya, Geovanni Kelvin. Aulia merupakan otak dari pembunuhan berencana terhadap suaminya, Edi Candra Purnama alias Pupung, dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana.

Aulia dan Kelvin dinyatakan melanggar Pasal 340 jo 55 ayat 1 ke-1 KUHP sesuai dakwaan primair. Putusan majelis hakim ini sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Jaksa sebagaimana diberitakan menuntut Aulia dan Kelvin dengan hukuman mati.

"Mengadili, menyatakan bahwa terdakwa I Aulia Kesuma alias Aulia Binti Tianto Natanael dan terdakwa II Geovanni Kelvin Oktavianus Robert terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagai yang melakukan dan yang turut serta melakukan pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu," kata hakim ketua Suharno di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Senin (15/6/2020).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Aulia Kesuma alias Aulia binti Tianto Natanael dan terdakwa II Geovanni Kelvin Oktavianus Robert dengan pidana mati," sambungnya.



Kasus bermula Juni 2019, di mana saat itu Aulia merasa kesulitan membayar angsuran utang-utangnya tiap bulan kepada pihak bank yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Ditambah lagi, Aulia merasa jengkel terhadap Pupung yang sehari-hari hanya berada di rumah.

Hubungan Aulia dengan anak tirinya, Dana juga kurang harmonis. Niatan pembunuhan itu makin menjadi, ketika Aulia memiliki syak wasangka kalau Dana mau menyingkirkan dia dari rumah dan merujukkan kembali kedua orang tuanya, yakni korban Pupung dan Henny Handayani.

Singkat cerita, Aulia membujuk Pupung menjual rumah yang ditempati di Jalan Lebak Bulus I, Cilandak, Jakarta Selatan, guna melunasi utang. Tetapi Pupung menolak.

Sejumlah cara sempat dilakukan Aulia untuk menghabisi nyawa korban, dari menyewa dukun santet hingga perencanaan pembunuhan dengan cara ditembak, tetapi rencana itu gagal.



Akhirnya, Aulia bersama merencanakan pembunuhan dengan skenario lain bersama tiga terdakwa lain. Awalnya Aulia membagi tugas dengan eksekutor dan para pembantunya untuk melakukan proses pembunuhan.

Tonton juga video 'Tak Ada Hal yang Meringankan, Hingga Jatuh Vonis Mati Bagi Aulia':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3