Round-Up

Arahan Tegas Jokowi Agar Dana Corona Tak Ada yang Memangkas

Tim detikcom - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 21:10 WIB
Presiden Jokowi menyambangi kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jakarta.
Jokowi (Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Triliunan rupiah sudah dialokasikan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) demi menanggulangi COVID-19. Ada arahan tegas Jokowi agar tak ada yang memangkas dana Corona.

Total Rp 677,2 triliun dialokasikan guna percepatan penanganan virus Corona. Jokowi mengingatkan tata kelola keuangan harus dijaga dari potensi praktik korupsi.

"Saya ingin tegaskan bahwa pemerintah tidak main-main dalam hal akuntabilitas. Pencegahan harus diutamakan. Tata kelola yang baik harus didahulukan. Tapi kalau ada yang masih bandel, kalau ada niat untuk korupsi, ada mens rea, maka silakan Bapak/Ibu, digigit dengan keras. Uang negara harus diselamatkan," ujar Jokowi yang disiarkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/6/2020).

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2020. Jokowi mempersilakan aparat penegak hukum untuk menindak bagi mereka yang korupsi dana penanganan COVID-19. Namun Jokowi menegaskan jangan sampai salah sasaran.

Rakernas secara virtual ini turut dihadiri Ketua KPK Firli Bahuri, Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta Kapolri Jenderal Idham Azis. Jokowi berpesan kepada penegak hukum untuk menjaga uang negara supaya tidak dikorupsi.

"Tugas Bapak/Ibu dan Saudara-saudara, para penegak hukum, kepolisian, kejaksaan, KPK, penyidik PNS adalah menegakkan hukum. Tetapi juga saya ingatkan jangan menggigit orang yang tidak salah, jangan menggigit yang tidak ada mens rea. Juga jangan menyebarkan ketakutan kepada para pelaksana dalam menjalankan tugasnya," kata Jokowi.