Kapan Ganjil Genap Jakarta Diberlakukan Lagi?

Rosmha Widiyani - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 14:10 WIB
Himbauan bekerja dari rumah untuk meminimalisir persebaran virus corona berdampak pada arus lalu lintas yang lebih sedikit. Seperti terlihat di Jalan Sudirman, Jakarta.
Foto: Ari Saputra/Kapan Ganjil Genap Jakarta Diberlakukan Lagi?
Jakarta -

Polda Metro Jaya memastikan belum kembali menerapkan sistem pembatasan kendaraan ganjil genap Jakarta pada Senin (15/6/2020). Bila tidak berlaku hari ini, kapan kira-kira ganjil genap Jakarta diterapkan?

Dikutip detikOto dari Antara, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan ganjil genap Jakarta bisa berlaku jika jalanan macet total. Syarat lain adalah angkutan umum memadai untuk mengangkut penumpang dari kendaraan pribadi.

"Kami akan lakukan kajian dan upaya-upaya agar masyarakat waspada terhadap pelaksanaan masa transisi. Masih banyak pembatasan untuk orang tetap berusaha di rumah, tidak melakukan kegiatan yang tidak penting," kata Syafrin.

Ganjil genap Jakarta ditiadakan sejak kali pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB pada awal Maret 2020. Seiring penerapan masa transisi, sistem pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor tersebut ternyata belum kembali dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Penerapan aturan kendaraan ganjil genap Jakarta merupakan wewenang Dinas Perhubungan. Dishub sempat menyatakan penerapan kembali ganjil genap Jakarta akan tergantung pada kondisi lalu lintas dan kapasitas angkutan umum.

Sebelumnya, Syafrin sempat mengatakan kondisi lalu lintas di masa PSBB transisi berkurang 17 persen. Jumlah ini kurang dari rata-rata kondisi pada saat normal.

"Artinya dengan kondisi ini untuk pelaksanaan ganjil genap belum dilaksanakan," kata Syafrin.

Syafrin menilai jumlah penumpang, situasi, dan kondisi seluruh moda angkutan di Jakarta masih kondusif. Dengan kondisi tersebut, maka ganjil genap Jakarta belum kembali diterapkan di masa transisi. Meski begitu, Dishub terus melakukan kajian dan evaluasi terkait kondisi lalu lintas termasuk penerapan kembali ganjil genap.

Kebijakan ganjil genap Jakarta diatur dalam Peraturan Gubernur atau Pergub Nomor 51 tahun 2020. Syafrin menjelaskan, aturan tersebut berfungsi seperti rem darurat jika warga kembali beraktivitas secara normal dan kondisi jalan menjadi padat di masa PSBB Transisi. Saat kondisi itu terjadi maka ganjil genap Jakarta bisa saja diterapkan.

(row/erd)