Kapolda Metro: Waspadai Parsel & Karangan Bunga Berisi Bom
Jumat, 23 Des 2005 16:24 WIB
Jakarta - Kemungkinan adanya parsel berisi bom diwaspadai jajaran kepolisian. Setelah Kapolda DIY, kini giliran Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani yang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai parsel bom. Selain itu, karangan bunga berisi bom juga harus diwaspadai.Menurut Firman, kelompok teroris telah mengubah modus operandi dari bom mobil dan tas punggung menjadi bom-bom kecil yang bisa dilempar atau parsel yang dikirim kepada pejabat atau paket-paket bunga yang dikirim ke tempat-tempat ibadah pada saat Natal dan Tahun Baru."Kita mengimbau kepada masyarakat dan panitia Natal untuk lebih berhati-hati dalam menerima parsel atau paket bunga," ujar Firman usai salat Jumat di Mapolda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta,Jumat (23/12/2005).Menurut Firman, dalam pengamanan gereja, polisi menyiapkan unit kecil yang menggabungkan polisi lalu lintas dan reserse. "Untuk gereja kecil dijaga satu unit. Kalau gereja besar bisa sampai tiga unit," jelasnya.Dalam penjagaan kedutaan asing, ada beberapa kedutaan yang diberikan perhatian khusus, yaitu kedutaan Amerika Serikat, Inggris, Australia, Prancis, dan Jepang.Polisi sudah melakukan komunikasi dengan staf diplomatik untuk mengantisipasi ancaman penculikan terhadap pejabat-pejabat diplomatik. "Kita sudah mengontak para liaison officer kedutaan," ujar Firman.Sebelumnya, Kapolda DIY Brigjen Pol Bambang Aris Sampurno Djati telah mengingatkan kepada masyarakat Yogyakarta untuk mewaspadai kemungkinan memperoleh kiriman "parsel bom" dari orang-orang yang mempunyai maksud melakukan teror.Sebab pelaku terorisme dengan bom itu sering menggunakan berbagai cara, seperti menggunakan sepeda motor, mobil, bom ransel atau bom bunuh diri, bahkan dengan cara mengirimkan parsel.
(gtp/)











































