Camat: Kalau Pedagang Tak Mau Rapid Test, Mungkin Pasar Cileungsi Akan Ditutup

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 12:21 WIB
Pasar Cileungsi (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Pasar Cileungsi (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Bogor -

Pedagang Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, menolak kedatangan tim medis untuk dilakukan tes masif COVID-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan memberi sanksi bila pedagang menolak lagi tes masif.

"Kalau tidak mau dilakukan rapid, karena bagaimanapun juga seperti yang tadi kita sampaikan bahwa ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, khususnya Ibu Bupati (Bogor Ade Yasin) ini, sayang terhadap para pedagang, sayang kepada masyarakat, tidak hanya di Cileungsi, barangkali beliau sayang se-Kabupaten Bogor. Niat yang baik ini ya barangkali kalau tidak mau, ya mungkin ditutup (pasar)," kata Camat Cileungsi Zaenal Ashari di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (12/6/2020).

"Ya kalau memang ada penolakan-penolakan (tes masif) sebetulnya ini bermanfaat buat mereka (pedagang), barangkali mungkin kebijakan Ibu Bupati sesuai dengan yang pernah disampaikan, mungkin akan ditutup secara total pasar," lanjutnya.

Zaenal menjelaskan Pasar Cileungsi berada di bawah naungan PD Tohaga dan merupakan badan usaha milik daerah (BUMD). Bila ada pedagang yang menolak lagi dilakukan tes masif, pasar tidak akan ditutup secara parsial.

"Ya, sanksi sudah ada tapi nanti lihatlah. Kita jangan terlalu berandai-andai, sanksi sudah ada (dari) Ketua Gugus Tugas Kabupaten (Ade Yasin). Tapi yang jelas, saya optimis masyarakat, khususnya yang ada di pasar ini para pedagang, mau melakukan rapid (test)," ucapnya.

Dia mengungkapkan penolakan kedatangan tim medis yang dilakukan pedagang pada Rabu (10/6) disebabkan belum ada sosialisasi. Zaenal mengatakan rapid test akan dilakukan kembali dalam waktu dekat.

"Karena pada waktu itu mungkin belum ada sosialisasi. Pemberitahuan sudah, jadi re-schedule ulang, bukan penolakan," tuturnya.

Simak video 'Pedagang Pasar Cileungsi Tolak Tim Medis yang Akan Tes COVID-19':

Selanjutnya
Halaman
1 2