Kasasi Ditolak, Anggota The Power of Emak-emak Dibui 18 Bulan karena Share Hoax

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 11 Jun 2020 09:54 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi palu hakim. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Permohonan kasasi Titi Setiawati ditolak Mahkamah Agung (MA). Alhasil, anggota The Power of Emak-emak itu dihukum 18 bulan penjara karena men-share hoax '7 Kontainer Surat Suara Tercoblos'.

Kasus bermula saat warga Mantrijeron, Yogyakarta, itu men-share berita hoax '7 Kontainer Surat Suara Tercoblos' pada Januari 2019. Hoax dalam bentuk voice note itu diterimanya dari Bagus Buwana yang berbunyi:

Assalamualaikum Mbak Titi ini saya posisi saya di Bogor, saya ditelepon temen orang Tanjung Priok, seorang marinir katanya sekarang ini lagi geger lagi heboh ditemukan satu kontainer surat suara ya surat suara yang sudah dicoblos nomor satu isinya ee isinya itu 80 juta surat suara tolong sam kalau ada akses tolong sampaikan ke Pak Joksan ya Mbak Titi ada akses sampeyan ke Pak Joksan atau ke Pak Prabowo untuk segera ngirim orang yang punya power untuk ngecek itu sekarang masih dibuka lagi geger katanya lagi diamanin marinir gitu coba karena aku lagi di Bogor.

Voice note itu dia terima pada awal Januari 2019 dan dia share kepada:

1. Pak Dharma
2. Tity (Sekretaris Bersama BPN Prabowo Joglo Purbayan)
3. Sumarmi Arimbi (Ketua Perempuan Prabowo DIY)
4. Sari Perwiwa GK (Caleg Gerindra Gunung Kidul)
5. Ning Kampling (anggota Grup The Power of Emak-emak).

Hoax ini kemudian viral. KPU melaporkan viral ini ke Mabes Polri.

Selanjutnya
Halaman
1 2