Bandingkan dengan Corona, Kepala BNPT Sebut Radikalisme Virus Merusak Pikiran

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 18:40 WIB
Irjen Boy Rafli
Boy Rafli (Yulida Medistiara/detikcom)
Jakarta -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar berbicara tentang perbedaan virus Corona (COVID-19) dan virus radikalisme. Boy menyebut virus radikalisme menyerang alam pikiran.

"Kita yang terpenting adalah memberikan perlindungan masyarakat kita, perlindungan bangsa kita dari virus juga, virus yang merusak alam pikiran. Inilah beda virus dari COVID dengan virus radikalisme, dia merusak alam pikiran. Alam pikiran generasi muda ini harus kita jaga," kata Boy di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2020).

Boy berharap, di situasi pandemi COVID ini, bahaya virus radikalisme tidak menyerang alam pikiran anak muda Indonesia. Dia menjelaskan BNPT tengah berupaya menangkal potensi adanya ancaman radikalisme.

"Jadi jangan sampai, saat pandemi COVID, pihak-pihak yang mereka memang punya tujuan merusak alam pikiran anak muda kita ini bisa dengan leluasa. Daripada itu, kita terus berusaha keras mengeliminasi potensi-potensi ancaman yang selama kita tidak dapat bergerak, berpikir destruktif, menyerukan perlawanan-perlawanan meskipun mereka tidak di sini," jelasnya.

Boy meminta masyarakat tetap menjaga diri dari bahaya radikalisme selama masa pandemi Corona ini.

"Kewaspadaan masyarakat harus kita tumbuh-kembangkan dalam mengantisipasi COVID-19 dan virus-virus radikalisme yang ada dalam masyarakat kita," ujar Boy.

Sebelumnya diberitakan, BNPT menyatakan melibatkan tokoh agama dan ulama dalam upaya pencegahan radikalisme. Ulama hadir sebagai penangkal pemikiran radikalisme yang mengatasnamakan agama.

"Kita juga tentu berupaya agar pelibatan dari tokoh-tokoh agama dan ulama moderat untuk dapat melakukan upaya membantu kita bersama-sama agar pemikiran yang mengarah kepada kekerasan yang dianut anak-anak muda dengan mengatasnamakan agama ini bisa diluruskan," ungkap Boy.

(elz/ear)