Habiburokhman Singgung Korupsi Sapi, PKS: Nggak Perlu Lebay

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 12:38 WIB
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Suhud Alynudin
Politikus PKS Suhud Alynudin (Nur Azizah Rizki/detikcom)

Suhud mengatakan apa yang terjadi di Pilpres 2019 merupakan masa lalu. PKS pun telah menyerahkan ke masyarakat atas pilihan politik Prabowo.

"Kami sudah melupakan apa yang terjadi di Pilpres 2019. Itu bagian dari masa lalu," kata Suhud.

"Kami serahkan kepada masyarakat untuk menilai, terutama yang sudah berjuang bersama-sama selama proses politik berjalan," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Gerindra Habiburokhman marah karena sang ketum, Prabowo Subianto, disebut sebagai pengkhianat oleh beberapa pihak di media sosial. Ia menegaskan akan pasang badan bagi Menteri Pertahanan (Menhan) itu.

Pernyataan Habiburokhman di Twitter beberapa hari lalu jadi perhatian. Melalui akunnya, ia mem-posting pernyataan yang cukup panas.

"Gak ada angin gak ada badai lu fitnah Pak Prabowo, Diingatkan bahwa 0% anggota DPR Grd yg terjerat korupsi lu ngamuk, apa benar kalau orang terlalu banyak makan uang haram korupsi sapi jadi dungu ??? cumak nanyak," tulis Habiburokhman di akun Twitter-nya seperti dilihat detikcom, Selasa (9/6).

Pada posting-an kedua, Habiburokhman menyebut peran keberhasilan Prabowo untuk negara.

"Pak Prabowo selamatlah puluhan triliyun uang rakyat lu kepanasan, gua hajar kartu pra kerja lu kelojotan, memang susah merubah mental korup kalian," sebut anggota Komisi III DPR RI itu.

Namun Habiburokhman membantah jika dikatakan posting-an tersebut ditujukan untuk partai tertentu. Menurutnya, cuitan-cuitannya ditujukan kepada salah satu kelompok.

"Nggak pernah menyebut nama partai tertentu tapi kaum tertentu. Makna tweet saya ya hanya yang tertulis dalam tweet itu sendiri," ungkap Habiburokhman saat dimintai konfirmasi detikcom.

Halaman

(mae/tor)