Elektabilitas Anies Turun, PAN: Tak Ada yang Bikin Pendukungnya Bangga

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 09 Jun 2020 10:10 WIB
Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay
Saleh Pertaonan Daulay (Foto: dok. pribadi)

Kebijakan Anies dalam menangani Corona, menurut Saleh, juga menjadi sorotan. Saleh menyebut kebijakan yang diambil Anies acap kali berseberangan dengan pemerintah pusat dalam menangani Corona.

"Selain itu, pola hubungan dan koordinasi antara pusat dan daerah sangat disorot masyarakat. Ada kesan bahwa Anies sering sekali berseberangan dengan kebijakan pemerintah pusat. Walau niatnya baik, tetapi bisa saja orang memandang tidak etis. Persepsi publik tentu sangat beragam," tutur Saleh.

Saleh menyakini pendukung Anies saat Pilkada DKI juga berkurang. Dia menyebut kinerja Anies biasa-biasa saja.

"Pilkada kemarin adalah pilkada paling panas se-Indonesia. Banyak harapan disematkan ke pundak Anies. Tetapi setelah menjabat ini, biasa-biasa aja. Tidak ada yang bisa membuat pendukungnya dulu berbangga," jelas dia.

"Anies semestinya sudah membaca dan mencermati ini. Jangan sampai ada pendukung yang menyesal karena pernah ikut memperjuangkannya," lanjutnya.

Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Senin (8/6) kemarin, elektabilitas Gubernur DKI Anies Baswedan mengalami penurunan. Sedangkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengalami kenaikan.

Survei tersebut dilakukan via wawancara sambungan telepon pada 16-18 Mei terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang digelar pada rentang Maret 2018-Maret 2020. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

1. Prabowo Subianto 14,1% (Februari 22,2%)
2. Ganjar Pranowo 11,8% (Februari 9,1%)
3. Anies Baswedan 10,4% (Februari 12,1%)
4. Ridwan Kamil 7,7% (Februari 3,8%)
5. Sandiaga Salahuddin Uno 6,0% (Februari 9,5%)
6. Agus Harimurti Yudhoyono 4,8% (Februari 6,5%)
7. Khofifah Indar Parawansa 4,3% (Februari 5,7%)
8. M Mahfud Md 3,3% (Februari 3,8%)
9. Gatot Nurmantyo 1,7% (Februari 2,2%)
10. Erick Thohir 1,6% (Februari 1,9%)
11. Puan Maharani 0,8% (Februari 1,4%)
12. Tito Karnavian 0,6% (Februari (0,8%)
13. Budi Gunawan 0,4% (Februari 0,4%)
14. Muhaimin Iskandar 0,0% (Februari 0,3%)

Tidak tahu/tidak jawab 32,3% (Februari 20,3%).

Halaman

(lir/fjp)