Survei Indikator: 50,6% Responden Ingin PSBB Dilanjutkan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 14:46 WIB
Poster
Ilustrasi PSBB (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Lembaga survei politik Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei nasional terkait kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hasilnya, mayoritas warga menilai PSBB sebaiknya dilanjutkan.

Dilihat detikcom, Senin (8/6/2020), survei dilakukan pada 16-18 Mei 2020. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada rentang Maret 2018-Maret 2020.

Survei dilakukan melalui wawancara via sambungan telepon. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pertanyaan yang diajukan dalam wawancara adalah 'Di antara dua pernyataan mengenai penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berikut ini, mana yang paling dekat dengan pendapat Ibu/Bapak?'. Dua pertanyaan yang dimaksud adalah 'Sebaiknya PSBB dilanjutkan agar penyebaran virus corona/COVID-19 bisa diatasi' dan 'PSBB sudah cukup dan bisa dihentikan agar ekonomi segera berjalan'.

Hasilnya, 50,6% responden memilih agar PSBB dilanjutkan. Sedangkan yang memilih PSBB sudah cukup dan bisa dihentikan ada 43,1%.

"Publik terbelah besar menyikapi apakah PSBB sebaiknya dilanjutkan atau sudah cukup sehingga bisa dihentikan saja," tulis Indikator.

Berikut ini rincian hasil survei tersebut:

1. Sebaiknya PSBB dilanjutkan agar penyebaran virus corona/COVID-19 bisa diatasi: 50,6%
2. PSBB sudah cukup dan bisa dihentikan agar ekonomi segera berjalan: 43,1%
3. TT/TJ: 6,3%

(mae/tor)