Kapolda Sulsel: Kami Kejar Aktor Intelektual Penolakan Rapid Test

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 14:06 WIB
Sejumlah warga di Makassar menolak rapid test virus Corona (COVID-19) (Hermawan-detikcom).
Sejumlah warga di Makassar menolak rapid test virus Corona (COVID-19). (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Penolakan rapid test dan penjemputan paksa jenazah terjadi di beberapa wilayah dan rumah sakit di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe menegaskan akan mengejar aktor intelektual aksi-aksi itu.

"Justru inilah yang kita selidiki dan memang apa namanya itu kita sangat mengharapkan banyak informasi masuk ke kita," kata Mas Guntur usai berkunjung ke kantor IDI Makassar, Jalan Topaz Raya, Makassar, Senin (8/6/2020).

"Memang anggota kita reserse dan intelijen sudah turun ke lapangan untuk menelusuri siapa-siapa yang bermain di belakang ini," imbuh dia.

Jika ditemukan adanya aktor intelektual yang bermain, polisi akan segera melakukan proses hukum dan mengungkap pelakunya.

"Kalau ditemukan ada pasti akan proses hukum, dan siapa-siapa pelakunya kita sampaikan ke rekan rekan media," janji Laupe.

Selanjutnya
Halaman
1 2