Museum di Kawasan Kota Tua Mulai Buka, Pengunjung Dicek Suhu Tubuh

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 13:16 WIB
Pengunjung museum di kawasan Kota Tua dicek suhu tubuh sebelum masuk ke area museum
Pengunjung museum di kawasan Kota Tua dicek suhu tubuh sebelum masuk ke museum. (Luqman Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Museum-museum di Kota Tua, Jakarta Barat, sudah mulai buka di pekan kedua masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pengunjung yang datang harus melewati pengecekan suhu tubuh sebelum masuk ke museum.

Pantauan detikcom, Senin (8/6/2020) pukul 10.43 WIB, museum-museum di kawasan Kota Tua, seperti Museum Sejarah Jakarta, Museum Seni Rupa dan Keramik, serta Museum Wayang, sudah mulai dibuka. Namun, kawasan lapangan masih disterilkan dari pengunjung.

Beberapa petugas tampak berjaga di pintu masuk area Kota Tua. Mereka mengecek suhu tubuh setiap pengunjung yang masuk.

Pihak pengelola museum juga telah menyiapkan protokol kesehatan di pintu masuk berupa tanda batas antrean. Di Museum Seni Rupa dan Keramik, misalnya, pengunjung diwajibkan memakai masker dan cek suhu tubuh sebelum masuk.

"Untuk kesiapan kita siap ya. Untuk APD-nya minimal saja petugas menggunakan masker, sarung tangan. Kita juga menyiapkan cuci tangan untuk pengunjung yang dilengkapi sabun dan hand sanitizer," kata Kasatpel Museum Seni Rupa dan Keramik, Sari Permana, di kantornya, kompleks Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (8/6/2020).

Pengunjung museum di kawasan Kota Tua dicek suhu tubuh sebelum masuk ke area museumPengunjung museum di kawasan Kota Tua dicek suhu tubuh sebelum masuk ke area museum. (Luqman Arunanta/detikcom)

Sari mengatakan pengunjung Museum Keramik hanya dibatasi sekitar 150 orang atau 50 persen dari kapasitas. Museum dibuka pada pukul 09.00-15.00 WIB karena ada penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah museum dibuka.

"Kami sudah mengadakan evaluasi, jadi untuk di ruang ini berapa, maksimal berapa, nah itu sudah kita kalkulasikan. Jadi untuk di jam yang bersamaan pengunjung tidak lebih dari 150 orang. Untuk masuknya juga kita bagi dua. Petugas security yang menjaga pintu itu selalu koordinasi berapa yang keluar, jadi kita bisa untuk pengaturan pengunjung yang masuknya," jelasnya.

Seperti diketahui, kegiatan sosial budaya, termasuk museum dan galeri, sudah diperbolehkan dibuka di pekan kedua PSBB masa transisi. Hanya, kapasitasnya dibatasi hanya 50 persen.

(azr/azr)