Round-Up

RM Padang Tanpa Mini Prasmanan Gegara PSBB Transisi DKI Diberlakukan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 06 Jun 2020 08:52 WIB
RM Padang lokasi ular sanca
Foto: Ilustrasi RM Padang (Arief Ikhsanudin/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperbolehkan RM Padang beroperasi untuk melayani makan di tempat (dine in) pada tanggal 8 Juni saat masa PSBB transisi. Namun, makanan tidak boleh disajikan dalam model prasmanan.

Sebagaimana diketahui, Anies telah memperpanjang PSBB DKI Jakarta. Namun, PSBB pada bulan Juni ini ialah PSBB masa transisi. Sejumlah aturan PSBB pun masih berlaku. Namun, ada pula yang mulai dilonggarkan.

Seperti dilihat detikcom, Jumat (5/6/2020), Pemprov DKI Jakarta memberikan 4 catatan protokol di jasa usaha makan dan minuman (restoran, rumah makan, dan coffee shop), salah satunya dilarang penyajian secara prasmanan. Hal ini berlaku juga di rumah makan Padang yang dilarang menyajikan makanan secara mini-prasmanan. Berikut ketentuannya:

Jasa Usaha Makanan dan Minuman (restoran, rumah makan, coffee shop)
- Jumlah pengunjung/tamu/pengguna/karyawan maksimal 50% dari kapasitas
- Penyajian makanan a la carte (dilarang prasmanan)
- Mendorong pembayaran secara cashless
- Catatan: penyajian a la RM Padang (mini-prasmanan) diubah menjadi non-prasmanan

Tonton juga 'Terjawab Sudah Cara Pelayan Bawa Piring di Rumah Makan Padang':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2