Jelang New Normal, Perusahaan Diminta Semprot Ulang Disinfektan

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 05 Jun 2020 18:41 WIB
Penyemprotan disinfektan.
Foto: Dok. Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta perusahaan menerapkan protokol kesehatan saat kembali beroperasi. Salah satunya, yaitu dengan melakukan penyemprotan ulang disinfektan di area kerja menjelang penerapan situasi new normal.

"Jika nanti kebijakan new normal sudah ditetapkan dan perusahaan beroperasi kembali, maka protokol kesehatan harus dipenuhi. Misalnya dilakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di area kerja untuk melindungi para pekerja," kata Ida, dalam keterangan tertulis Jumat (5/6/2020).

Pandemi COVID-19, kata Ida, memberikan pelajaran bagi pengusaha dan pekerja buat memahami pentingnya penerapan K3 di tempat kerja. Ia menerangkan, K3 merupakan kunci untuk menjamin keselamatan pekerja dalam kegiatan usaha.

"Apabila syarat-syarat dan budaya K3 dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta melaksanakan standar dan protokol pencegahan, maka diharapkan tempat kerja akan terhindar dari penyebaran COVID-19," tutur Ida.

Ida menambahkan, pemberlakuan new normal diharapkan dapat membuat kondisi perekonomian bangkit dan menekan angka penyebaran virus Corona.

"Kita menunggu kebijakan new normal yang akan diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Namun sebagai masyarakat kita harus menyiapkan diri menyambut adanya kehidupan normal baru," ujarnya.

Ida memaparkan, dalam kondisi new normal, masyarakat membiasakan diri bekerja produktif dengan tetap menjaga keamanan dari penularan COVID-19. Caranya, kata Ida, yaitu dengan membiasakan diri hidup hidup sehat dan bersih.

"Paling tidak, kita terbiasa melakukan cuci tangan dengan air mengalir, cuci tangan dengan sabun, dengan air mengalir kalau kita sedang berada di rumah atau di tempat kerja. Kalau tidak, bawalah hand sanitizer atau biasakan diri menggunakan masker dan menghindari berkumpul dalam jumlah banyak orang dan jaga jarak 1 meter," papar Ida.

Di samping itu, Ida mengingatkan perusahaan untuk mempekerjakan kembali pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan akibat COVID-19 apabila kondisi sudah kembali pulih.

"Saya juga minta kepada perusahaan-perusahaan ketika kondisi normal, dan perusahaan beroperasi kembali, ayo diajak teman-teman yang dirumahkan dan di-PHK untuk kembali bekerja. Ayo sama-sama memulihkan melalui melibatkan teman-teman pekerja yang diPHK dan dirumahkan," ujar Ida.

(prf/ega)