BP2MI Ungkap Indikasi Pelanggaran Pengiriman PMI yang Lapor Dianiayai di Saudi

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 17:45 WIB
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyambagi Bareskrim Polri (Luqman Nurhadi Arunata/detikcom)
Foto: Kepala BP2MI, Benny Rhamdani (Luqman Nurhadi Arunata/detikcom)
Jakarta -

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menduga pengiriman seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Purwakarta, Ika Sulastri ke Arab Saudi melanggar aturan. Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengungkapkan dugaan pelanggaran pengiriman Sulastri.

"Dugaan pelanggarannya sangat kuat," kata Benny di kantornya, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2020).

Benny mengatakan, Sulastri dikirim ke Arab Saudi pada Januari 2020. Sementara, sebut dia, pemerintah sudah melarang pengiriman PMI ke Timur Tengah sejak 2015.

"Bagaimana mungkin dia bisa melakukan pengiriman tahun 2020 sementara ada Permenaker (peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI) tahun 2015 tentang Pemberhentian Pengiriman ke Timur Tengah," sebutnya.

Benny mengatakan pihaknya akan menindak tegas penyalur Sulastri. Dia juga memastikan akan mengambil langkah hukum terkait masalah ini.

"Kejahatan seperti ini tidak bisa dibiarkan. Kita ingin memberi jaminan, menghadirkan negara untuk memberi jaminan pada setiap WNI yang berstatus PMI. Kita juga ingin hukum bekerja agar menimbulkan efek jera," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2