Hendak Lakukan Rapid Test ke Warga, Anggota Satgas COVID-19 di Mamuju Dianiaya

Abdy Febriady - detikNews
Kamis, 04 Jun 2020 14:14 WIB
Angggota Satgas COVID-19 Mamuju yang diananiaya warga dirawat di RS (Abdy-detikcom).
Foto: Angggota Satgas COVID-19 Mamuju yang diananiaya warga dirawat di RS (Abdy-detikcom).
Mamuju -

Anggota Satgas COVID-19 Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Alamsyah (53) dianiaya sekelompok warga saat hendak melakukan rapid test virus Corona kepada warga.

Kejadian bermula saat korban hendak melakukan rapid test terhadap sejumlah keluarga pasien positif COVID-19 yang kabur dari rumah sakit. Petugas datang ke Lingkungan Tambi, Kelurahan Mamunyu, Kecamatan Mamuju, pada Kamis (04/06/20) siang untuk melakukan rapid tes atas permintaan keluarga pasien COVID-19 tersebut.

"Mungkin kesalahpahaman antara tim Gugus COVID-19 dengan keluarga yang akan dirapid test, sehingga ada sedikit adu argument dan gesekan di lapangan," ujar Kapolsek Mamuju AKP Suhartono di lokasi kejadian.

Saat petugas tengah terlibat adu argument, seketika datang 3 orang keluarga lainnya yang langsung menyerang petugas. Alamsyah yang tidak berdaya dianiaya kemudian tersungkur dan tidak sadarkan diri. Polisi pun langsung datang ke lokasi kejadian.

"Dengan hadirnya polisi, kami berharap masyarakat bisa tenang," katanya.

Hingga saat ini polisi masih mendalami sebab keluarga pasien COVID-19 tersebut tega menganiaya petugas. Polisi juga menyiagakan personel di lokasi untuk mencegah gangguan ketertiban masyarakat selanjutnya.

Korban yang sempat tidak sadarkan diri kemudian dilarikan ke RSUD Mamuju untuk menjalani perawatan. Korban yang merupakan ASN di Dinas Kesehatan Mamuju itu mengalami luka lebam di bagian kepala.

(nvl/nvl)