Termakan Rayuan Babu India

Termakan Rayuan Babu India

- detikNews
Kamis, 22 Des 2005 09:28 WIB
Termakan Rayuan Babu India
Jakarta - Bagi Anda penggemar belanja, bila kebetulan sedang berada di New Delhi, jangan bimbang mampir ke Babu Market. Ratusan pernik meriah khas India ada di sana dengan harga murah. Tapi waspadai bujuk rayu para pedagangnya. Babu Market adalah sebuah pasar tradisonal yang berlokasi pinggiran pemukiman elite Nagar, New Delhi. Babu merupakan satu dari lima pasar tradisional favorit para turis berkantong pas-pasan di India. Persis di belakangnya, ada Sarojini Market. Karena kehabisan rupee, dengan berat hati reporter detikcom Luhur Hertanto yang bulan lalu berkesempatan bertandang ke India, memutuskan tidak mampir ke pasar tradisional yang konon merupakan terbesar di Asia ini. Suasana Babu Market tidak berbeda dari pasar tradisional di Tanah Air. Pengunjungnya didominasi warga India dari kelas menengah bawah. Sementara fisik bangunannya persis Pasar Mayestik-Jakarta, Turi-Surabaya, Sentral-Makassar, atau Beringharjo-Yogyakarta di era 70-an. Demikian juga dengan barang yang diperdagangkan. Aneka pernik, jajanan tradisonal, pakaian dan aneka produk tekstil lainnya tampak mendominasi. Jadi ini tempat yang cocok untuk berburu kain saree (sari) sutera. Jangan khawatir dikenakan harga berbeda dengan warga lokal. Tidak ada kebijakan harga turis di Babu Market. Para pedagang meneriakkan harganya atau menuliskannya di depan kios dengan embel-embel fix price. Tapi bukan berarti Anda tidak boleh menawar. Bahkan kalau perlu sampai ngotot dan pakai jurus pura-pura angkat kaki. Karena ini cukup membantu menyelamatkan Anda dari bujuk rayu pedagang. Mereka punya dua "mantera" penggoda andalan. Yaitu "It's good price Sir/Mam". Dan kalau sudah kepepet -- karena kita sok tidak tertarik,"Only for you Sir/Mam". Karena kurang kuat iman, akhirnya detikcom dan beberapa orang teman dari Indonesia termakan rayuan maut mereka. Harga selembar saree -- tenun tradisional India -- kualitas menengah berkisar antara 800 sampai 1.500 rupee. Dalam mata uang kita sekitar Rp 150 ribu-300-an ribu. Baju koko khas India bahan semi sutera, 500 rupee atau Rp 100-an ribu. Sebenarnya dibanding dengan yang di toko-toko suvenir lainnya, apalagi yang di hotel, harga-harga di Babu sudah amat sangat miring. Tapi usut punya usut, ternyata kurang signifikan selisihnya dengan harga di Pasar Tanah Abang. "Yah... bedanya cuma Rp 50 ribu (lebih murah)," keluh seorang teman saat mengkonversikan harga itu ke rupiah setibanya di hotel. Lebih dongkol lagi mengetahui ada teman yang mendapatkan harga lebih rendah dari kami untuk barang yang sama. Karena ulet menawar, dia hanya mengeluarkan uang 600 rupee (Rp 120 ribu) untuk tiap lembar kain sari sutera. Artinya selisih hampir Rp 70 ribu dengan harga Pasar Tanah Abang. Jadi, bila Anda suatu ketika berkesempatan mampir di Babu Market, jangan sampai tergoda. Gigih dalam menawar. Cuek aja lagee. Gambar:Gadis India dengan kain sarinya (indusmall.com) (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads