Anggota DPR Minta WHO Jelaskan Penanganan Buruh Migran Terimbas Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 12:59 WIB
Marwan Jafar
Marwan Jafar. (Foto: Ari Saputra)

11. Perlunya WHO mendorong terwujudnya gagasan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan secara maksimal dan saling menguntungkan antarnegara anggota, sehingga lambat laun masing-masing negara anggota menjadi semakin qualivided dalam mengambil kebijakan antisipatif terhadap berbagai pandemi, khususnya COVID-19 bilamana terjadi di luar prediksi di masa mendatang.

12. Mendorong WHO untuk terus-menerus melakukan langkah-langkah kampanye pencegahan, penanganan dan kesiapan menyongsong Era New Normal pada masyarakat dunia, dengan melibatkan para aktor maupun aktris populer kelas dunia seperti, Steven Seagal, Daniel Craig, Angelina Jolie, Julia Robert, Penelope Cruz, Sarah Jessica Parker, Shailene Woodley, Monica Belluci, Catherine Zeta-Jones dan lain-lain.

Termasuk juga aktor maupun artis berkelas dunia yang pernah positif terjangkit COVID-19, seperti, Tom Hanks dan istrinya Rita Wilson, Olga Korylenko maupun Idris Elba. Mereka bisa menceritakan pengalamannya terjangkit COVID-19, dan sekaligus sebagai penyebar energi positif bagi warga dunia, bahwa pandemi COVID-19 bisa disembuhkan atau ditaklukkan.

Selain itu, bintang sepak bola, Daniele Rugani (Juventus) menjadi salah satu atlet yang sembuh dari wabah COVID-19. Dari sini terdapat berita positif dari dunia olahraga, terutama untuk olahragawan yang sebelumnya mengidap virus dari Wuhan, China tersebut.

Demikian pula dalam dunia basket, nama Rudy Gobert menjadi pebasket pertama yang terpapar wabah virus Corona pada Maret 2020 silam, namun dia berangsur pulih, tak lama kemudian disusul oleh rekan seprofesinya yakni Donovan Mitchell (Utah Jazz), Christian Wood (Detroit Pistons) dan Marcus Smart (Boston Celtics).

Atau juga semacam negarawan mantan presiden AS, Barack Obama atau PM Vietnam, Phu Trong, atau PM Selandia Baru, Jacinda Arden atau Kanselir Jerman Angela Markel juga sangat inspiratif dalam konteks memerangi pandemi COVID-19. Atau semacam pemain sepak bola yang sangat masyhur, seperti, antara lain, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau pelatih sepak bola kenamaan semisal Zenedine Zidane sebagai Duta untuk 'perang' melawan pandemi COVID-19 dengan melalukan sosialisasi cara meredam penyebaran COVID-19 maupun mengedukasi masyarakat dunia dalam menghindari ganasnya COVID-19 tersebut.

"Mereka ini layak jadi inspirator dan duta yang memberikan inspirasi bagi masyarakat dunia dalam hal memerangi pandemi COVID-19. Penggemar mereka lintas negara, baik melalui akun media sosial, seperti Facebook, Twitter maupun Instagram yang dapat mempengaruhi masyarakat internasional," ujar Marwan.

13. Kita percaya Indonesia dalam konteks pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19 sudah cukup bagus. Kata kuncinya adalah komitmen yang dibangun bersama antara pemerintah dan seluruh komponen bangsa.

Selain itu, pendisiplinan diri pada protokol kesehatan pandemi COVID-19, budaya pola hidup sehat dan bersih, jaga imunitas diri dan olahraga yang cukup menjadi kata kunci melawan pandemi COVID-19.

Marwan juga berharap, media massa mainstream, baik luar maupun dalam negeri, termasuk pengamat dan akademisi jangan ikut menggiring opini untuk kepentingan kelompok tertentu.

Saatnya kita perkuat rasa persaudaraan kita sebagai satu bangsa, satu bahasa dan satu Tanah Air Indonesia, dengan bergandengan tangan dengan negara lain, termasuk WHO untuk memenangkan peperangan melawan pandemi COVID-19.

Halaman

(zak/fjp)