Muhammadiyah Keberatan Dicatut di Diskusi Pemakzulan Presiden

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 12:33 WIB
Sekjen MUI Anwar Abbas.
Foto: Ketua Umum Muhammadiyah Anwar Abbas. (Rahel-detikcom)
Jakarta -

PP Muhammadiyah angkat suara terkait webinar pemakzulan Persiden Joko Widodo (Jokowi) yang digelar oleh Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (MAHUTAMA). Muhammadiyah meminta kepada semua pihak tidak mencatut nama organinasinya saat menggelar diskusi yang berkaitan dengan politik.

"Saya tidak keberatan kalau ada orang atau para pihak bicara dan diskusi tentang menyoal kebebasan berpendapat dan konstitusionalitas pemakzulan presiden di era pandemi COVID-19 apalagi di negeri ini kebebasan berbicara dijamin dan dilindungi oleh UU. Tetapi untuk topik yang seperti ini jangan membawa-bawa nama Muhammadiyah," ujar Ketua PP Muhammadiyah, Abbas Anwar dalam keterangannya di laman resmi Muhammdiyah seperti dilihat, Selasa (2/6/2020).

Anwar sangat menyesalkan digelarnya diskusi tersebut. Dia meminta semua pihak agar berkonsultasi dengan Muhammadiyah sebelum membahas diskusi yang membawa nama organisasinya.

"Untuk itu saya sangat menyesalkan dan mengimbau para pihak kalau akan menyelenggarakan acara yang akan menyeret-nyeret nama Muhammadiyah ke ranah politik semestinya sebelum melaksanakannya hendaknya bertanya dan berkonsultasi dulu dengan pimpinan pusat dan atau pimpinan wilayah Muhammadiyah setempat agar hal-hal yang akan mengganggu perjalanan dan perjuangan Muhammadiyah ke depannya akan bisa dijauhi dan dihindari," tegas Anwar.

Simak video 'Sayangkan Pembungkaman Kampus, Din Syamsuddin: Itu Pembodohan Kehidupan Bangsa':

Selanjutnya
Halaman
1 2