Pelajar di Kolaka Meninggal Diduga karena Minum Racun

Sitti Harlina - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 19:26 WIB
Petugas memeriksa tempat kejadian perkara di Kolaka. (Dok Istimewa)
Petugas memeriksa tempat kejadian perkara di Kolaka. (Foto: Istimewa)
Kolaka -

Seorang pelajar dari Kabupaten Kolaka tewas setelah meminum racun. Kabar peristiwa ini telah dikonfirmasi oleh polisi setempat.

"Pada hari Sabtu, tanggal 30 Mei 2020, sekitar pukul 18.00 Wita, nenek korban menemukan korban dalam keadaan terbaring di dapur samping kulkas dan mendapatkan cairan 1/2 gelas yang diduga racun di dalam gelas plastik warna hijau," kata Paur Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi kepada wartawan, Senin (1/6/2020).

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi dari orang tua korban, sebelum kejadian korban sempat pergi dengan seorang lelaki.

"Pada hari Senin, tanggal 25 Mei 2020, korban dibawa pergi oleh lelaki. Hari Kamis (28/5), korban minta tolong kepada temannya, Syamsuddin untuk menjemput dan diantar pulang ke rumahnya," jelasnya.

Namun, terkait alasan korban yang diduga meninggal setelah meminum racun, dia belum bisa memastikan detailnya. Soalnya, polisi masih menyelidiki dan memeriksa saksi-saksi kasus ini.

"Untuk hal itu masih dilakukan penyelidikan dan masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi," pungkasnya.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(dnu/dnu)