Waspadai Pergeseran Strategi Teror, Polri Perketat Pengamanan Natal
Kamis, 22 Des 2005 02:08 WIB
Jakarta -
Mabes Polri mewaspadai pergeseran strategi terorisme dalam melakukan aksinya. Sebagai antisipasi, polisi akan memperketat semua pintu masuk dan keluar tempat-tempat yang berkaitan dengan Natal dan Tahun Baru.Hal ini disampaikan Wakil Kepala Divisi Humas MAbes Polri Kombes Pol Anton Bachrul Alam menanggapi informasi dari Kepala BIN Syamsir Siregar tentang pergeseran strategi terorisme dalam melakukan aksinya.Menurut Anton, informasi sekecil apapun akan sangat bermanfaat bagi kepolisian dalam melakukan pengamanan. "Mungkin apa yang kepala BIN katakan benar. Kita antisipasi, makanya semua anggota dalam operasi lilin selalu waspada," kata Anton.Anton, kepada wartawan di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Rabu (21/12/2005), mengajak segenap komponen masyarakat untuk membantu pengamanan Natal dan Tahun Baru."Kita kerjasama dengan masyarakat, dibantu ormas untuk mengamankan akhir tahun ini" katanya.Dijelaskan, 47.800 personel yang dikerahkan Polri di seluruh wilayah Indonesia akan dibantu masyarakat dan instansi terkait. Sementara itu 400 personel akan disiagakan di Mabes Polri. "Tempat-tempat ibadah dan pusat keramaian tahun baru menjadi fokus pengamanan, agar semua berjalan lancar," demikian Anton.
(gtp/)










































