Pemprov Sumsel Beri Insentif hingga Rp 15 Juta bagi Nakes-Relawan COVID-19

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 01 Jun 2020 10:43 WIB
Petugas medis mempersiapkan ruangan yang akan digunakan untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Kamis (30/4/2020). Peralatan medis ini didatangkan oleh CT Corp, bersama Bank Mega serta dukungan Indofood dan Astra Group.
Ilustrasi Tenaga Medis Penanganan COVID-19 (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Palembang -

Pemprov Sumatera Selatan mengalihkan sebagian dana APBD untuk insentif tenaga kesehatan-relawan yang terlibat penanganan virus Corona (COVID-19). Insentif itu sama dengan dana yang diberikan pusat.

"Insentif ini bentuk apresiasi kami kepada petugas yang terlibat penanganan COVID-19. Mulai dari tenaga kesehatan, relawan, dan tenaga pendukung yang ada di garda terdepan," terang Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty kepada wartawan, Senin (1/6/2020).

Menurut Lesty, saat ini insentif tersebut dialokasikan dari APBD. Hal ini sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan dan Kesehatan.

"Insentif nanti sesuai dengan surat edaran Menteri Keuangan dan Keputusan Menteri Kesehatan. Insentif yang dialokasikan dari APBD itu diberikan kepada petugas seperti yang ada di rumah sehat," katanya.

Lesty menyebut rincian insentif yang telah disiapkan. Insentif yang diberikan kepada tiap tenaga kesehatan berbeda.

Insentif bagi dokter spesialis insentif yang diterima Rp 15 juta, dokter umum Rp 10 juta, perawat Rp 7,5 juta, dan tenaga kesehatan lainnya Rp 5 juta. Sementara itu, untuk tenaga penunjang, insentif yang diberikan mulai Rp 5 juta hingga Rp 15 juta.

(ras/dkp)