3 Warga Kukar Diduga Tertular Corona dari Tim Medis di Samarinda

Suriyatman - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 23:21 WIB
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium.
ilustrasi (Foto: Agung Pambudhy)
Samarinda -

3 warga Kutai Kartanegara (Kukar) terpapar virus Corona (COVID-19). Mereka diduga tertular virus dari tim tenaga medis yang terkonfirmasi positif Corona.

Kepala dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Andi M Ishak, mengatakan pihaknya melakukan tracing kepada 3 warga Kukar. Hasilnya ketiganya sempat mempunyai riwayat kontak dengan 2 pasien positif di Samarinda yang juga berporfesi sebagai tenaga medis.

"Ketiga pasien ini, adalah OTG yang punya riwayat kontak erat dengan pasien positif di Samarinda berkode pasien SMD39 dan SMD40. Sekarang dirawat di RS Karantina Covid-19 Samarinda di Bapelkes Kaltim," kata Andi kepada wartawan, Minggu (31/5/2020) malam.

Ketiganya yakni laki-laki berusia 17 tahun, laki-laki berusia 56 tahun dan laki-laki berusia 58 tahun. Ketiganya merupakan warga Loa Janan Kutai Kartanegara

Sementara itu, Andi menjelaskan terdapat 4 kasus baru di Kalimantan Timur. "Penambahan 4 kasus baru membuat kasus terkonfirmasi positif menjadi total 295 kasus," kata Andi.

Dari 295 kasus COVID-19, 173 di antaranya sembuh, 3 pasien meninggal dunia, serta 119 pasien masih dirawat.

"Saat ini ada 289 kasus masih menunggu hasil pemeriksaan swab dari laboratorium kesehatan, masih ada 289 kasus yang berpotensi terjadinya ledakan penambahan kasus COVID-19 di Kalimantan Timur ," kata Andi.

(isa/isa)