Pesan Tiket Abu Dhabi-Jakarta tapi Tak Ada Penerbangan, Puluhan PMI Telantar

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Mei 2020 10:47 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani (Tangkapan Layar YouTube BNPB)
Jakarta -

Sebanyak 50 pekerja migran asal Indonesia (PMI) tertahan di Bandara Abu Dhabi. Mereka tak bisa terbang ke Tanah Air kerana hari ini karena tidak ada penerbangan yang melayani ke Jakarta, padahal sudah memesan tiket.

Informasi mengenai puluhan PMI telantar di Bandara Abu Dhabi ini beredar di grup WhatsApp. Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membenarkannya setelah melakukan pengecekan langsung.

"Tadi saya udah telepon salah satu dari PMI bernama Sofyan, saya minta keterangan ternyata memang jumlah mereka 50, mereka confirmed penerbangan hari ini dengan Garuda. Ternyata setelah sampai di bandara tidak ada penerbangan," kata Benny Rhamdani saat dihubungi, Minggu (31/5/2020).

Benny mengatakan dari 50 orang PMI, 15 orang di antaranya bisa kembali ke majikannya. Sedangkan 35 orang lainnya tetap berada di bandara.

"15 orang dari 50 itu bisa kembali ke majikannya, tapi yang 35 tetap di bandara karena mereka sudah resign," katanya.

Mendapat kabar tersebut, Benny berkomunikasi dengan perwakilan Atase Ketenagakerjaan di Abu Dhabi. Benny meminta agar 35 orang PMI yang masih telantar ditindaklanjuti.

"Saya pesankan ke Atnaker jika memang dia berikan keterangan soal hari ini tidak ada penerbangan Garuda, saya juga tanya kok kenapa bisa begitu, toh sudah confirm. Dia hanya mengatakan dia juga tidak tahu kenapa, mungkin ini ada perbedaan informasi antara Traveloka dan Garuda itu sendiri," katanya.

Namun Benny memastikan para PMI yang telantar di bandara itu akan diusahakan mendapat tempat penampungan sementara. Dia tidak ingin ada satu pun PMI di luar negeri yang telantar atau ditelantarkan oleh pihak lain.

Tonton juga 'Pengakuan Fujiyanti, Pekerja Migran yang Disiksa di Arab Saudi':

[Gambas:Video 20detik]

(fas/gbr)